1.Angin berhembus wartakan pesan semestaSetiap detik terlahir anak manusiamembawa cahaya anugerah IlahiSetiap waktu membias generasi insanipancarkan sinar berkah Sang Maha MisteriBukan saja yang terlahir normalNamun yang datang cacat dan miskin papaTersebar di berbagai pelosok bumiHadir di tengah gemerlap kilau zaman 2.Mereka dengan tanya dan misteridisambut dengan senyum tawaMereka hadir dengan air mata dalam rindu damba…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Cahaya Semesta -41
Secercah Cahaya Semesta -40
Bocah Angin-545
Serpihan Keadilan – Puing Perdamaian
1.Angin bertiup di padang gersang kehidupanJejak telapak rindu mengembaradahaga mencari mata air keadilanBekas kaki damba berkelanalapar mencari remah roti perdamaianZaman silih berganti dalam roda waktuKeadilan seperti hanya milik segelintir orangPerdamaian ibarat mengejar untuk menangkap sosok pelangiSelalu antara mimpi dan fakta 2.Kawanan burung pipit bernyanyirayakan panenan keadilan di padang belantaraMereka tidak menabur dan bertanitetapi selalu memanen…
Secercah Cahaya Semesta -39
Bocah Angin-545
Kepada Para Pahlawan Nasional
1.Wahai, Para PahlawanKeluarga selalu datang nyekarpersembahkan doa pada pusaramuAnak cucu generasi mudadatang ke makamtumpahkan bangga rindu dambaNamun,banyak sosok pahlawan bangsatak tahu di mana pusaranyatak dikenal di mana makamnyaEntah oleh sanak keluargaapalagi oleh masyarakat luasKalian semua sosok Kusuma Bangsa Negara Indonesia 2.Pada Peringatan Hari Pahlawan NasionalPara pejabat berwenang lakukan upacaraEntah apel bendera di kantornyaEntah upacara di…
Secercah Cahaya Semesta -38
Bocah Angin-545 Literasi Surat Cinta
1.Kata-kata cinta bergeloraantara rasa ingin tahu dan keraguanantara imajinasi dan mencoba pengalamanMulai dirajut dalam pijar anganberpadu dalam kalimat dan baittemukan judul dan dibacaAda sebuah sajak terciptaAda serangkai puisi digubahAda kisah cerita sudah tertulisDengan doa, cinta dan tekad belajarternyata aku bisa hasilkan karya 2.Ini pengalaman pertamaku menulisbelajar berliterasi sebagai remajaBukan saja karena tuntunan guruBukan juga coba…
Secercah Cahaya Semesta -37
Bocah Angin-545
Menyibak Cakrawala Mimpi
1.Bocah-bocah lugu tertawadebu tanah menggelitik jiwa raganyamereka bercanda ria dalam bahasa ajaibBerpelukan mesra tanpa cemasada kuman racun atau ancamanMereka terjemahkan mimpi dalam kenyataanMereka mengubah tanya jadi jawabanMereka lelap tertidur di pelukan debu tanahAlam adalah Ibu, Bapa dan saudarabahasa pun baru mulai diperkenalkandengan warisan budaya yang belum dipahami 2.Anak-anak berlari di tengah kampungAda saja beragam permainannyaTak…
Secercah Cahaya Semesta -36
Bocah Angin-545
Gemuruh Samudra Kata-kata
1.Jangan tanya pada angkasamengapa ada ombak gelombangJangan tanya pada lidahsudah berapa kata terucapJangan tanya pada bibirsudah berapa kalimat dikatakanAngkasa hanya tersenyumketika ditanyakan berapa jumlah ombakyang telah membasahi hamparan pasir pantaiAngin terus berdesir berhembusdi dalam nafas dan lintas buanaSaksikan manusia jadi samudra kata 2.Ada jutaan kata dalam bahasamelukis aneka pribadi dan adat budayaJejak langkah kata seperti…
Secercah Cahaya Semesta -35
Bocah Angin-545
Perempuan Sejuta Mawar
1.Sebuah taman abadi mawartertata dari kaki hingga kepalanyaterawat dalam ruang rasa dan pikirannyasemerbak mewangi di hati nurani dan jiwanyaTerpatri pada namanya “Sang Ratu MawarSang Mawar Ajaib”Membagi jawaban segala tanyaberkelana ziarah melintas zamanmemeluk dan membelai setiap insanLaksana cahaya mentari dan hembusan anginuntuk setiap bijak langkah kehidupan 2.Duri-duri mawar menusuk wajah dan jiwanyaTajam mawar menikam telapak dan…







