Allah tidak pernah membalas dendam pada siapa pun yang melukai hati-Nya dengan dosa. Namun yang Allah hanya perbuat ialah memberikan keadilan bagi kita sesuai dengan yang kita lakukan terhadap-Nya dan terhadap sesama. Dalam Injil, Yesus menganjarkan tentang pentingnya tindakan mengampuni. Bagi Yesus, ukuran kita bisa diampuni adalah dengan mengampuni sesama kita. Jika Allah tak terbatas…
Kategori: MONSIGNOR RD INNO NGUTRA
Jangan Mengeritik Sesama, bila Kelakuanmu Lebih Buruk dari Mereka
Kadang kita bersikap sangat kompromistis terhadap kesalahan dan memaafkan diri sendiri, tapi sangat arogan mengeritik dan menghujat sesama atas dosa dan kesalahan yang sama. Dalam Injil, Yesus menganjurkan kesadaran baru dengan berlandaskan nilai kerendahan hati, bila kita ingin mengeritik orang lain. Firman-Nya, “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar daripada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang…
Keyakinan di Balik Sebuah Doa
“Keraguan membuat kita kurang, bahkan tidak percaya tentang yang akan dicapai atau setidak-tidaknya membuat kita tidak percaya akan kemampuan diri ini untuk mencapai yang dicita-citakan.” Setiap kali kita meminta sesuatu dari orang lain maka tentunya di satu pihak, karena kita memerlukannya, tapi di lain pihak, karena kita percaya bahwa mereka akan memberikan apa yang kita…
Terluka oleh Dosa, Tersembuhkan oleh Pengampunan
Luk. 5 : 27-32Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Jika dosa menjauhkan kita dari Tuhan, maka pengampunan Allah selalu mencari, menemukan dan membawa kembali kita kepada-Nya, asalkan pertobatan jadi tanda pengenal pada diri kita.” Dalam Injil, kita mendengar isi hati Yesus: “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang…
Jadi Model Pertobatan Bagi Sesama
Lewi adalah seorang pemungut cukai, yang dikategorikan sebagai orang berdosa. Dosa ketidakadilan dan kerakusan telah membuatnya menjauh dari Tuhan, tapi Tuhan sendiri yang mencari dan menemuinya bagaikan Gembala yang mencari domba yang tersesat. Sebagai ucapan syukur, ia mengadakan pesta dan mengundang banyak pendosa lain, lalu duduk makan, bercerita bersama Yesus. Lewi telah jadi jalan kecil…
Terpental pada Tembok yang Dibangun Sendiri
“Kebenaran tidak akan bisa masuk ke dalam pikiran ini, jika kita sudah membangun tembok tebal yang kokoh kuat, sehingga mementalkannya.” Memang susah bagi orang yang sudah membangun tembok di dalam otak dan hatinya, alias hati mengeras, sehingga tidak mau menerima pendapat orang lain. Lebih mengerikan lagi, bila Anda telah menghidupi sesuatu yang salah, yang dianggap…
Mencari Mahkota Surgawi lewat Jalan Derita
“Tentunya setiap orang berjuang menghindari derita. Tapi banyak orang kudus telah membuktikan, bahwa kebahagiaan dan keselamatan jiwa hanya bisa didapatkan lewat penderitaan hidup dan yang dialami tubuh.” Dalam Injil, Yesus mengajak kita untuk tidak gentar terhadap derita, fitnah, dan ancaman, karena kita adalah pengikut-Nya. Yesus memang tidak pernah menjanjikan harta atau kekayaan, tapi keselamatan jiwa…







