Kategori: MONSIGNOR RD INNO NGUTRA

Bahagia, karena Mencinta. Terluka, karena Pengkhianatan

”Luka yang paling menyakitkan itu adalah, ketika kita sadar, bahwa dia yang kita cintai telah mengkhianati ketulusan cinta kita.” Apa yang kurang bahkan tidak diberikan oleh Yesus, Sang Guru kepada kedua belas Rasul-Nya? Semua yang dimiliki adalah milik mereka juga. Namun, selalu ada yang tidak puas dengan semua yang...

Menari di Atas Penderitaan Orang Lain

Kadang kita memoles dan merangkai kata-kata indah tentang situasi orang kecil dan miskin demi mendapatkan keuntungan pribadi, atau dengan kata lain, kita memanfaatkan kondisi orang lain demi mendapatkan kepopuleran dan kekayaan pribadi. Itulah yang dilakukan oleh Yudas Iskariot dalam kisah Injil. Katanya: “Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga...

Drama Penyaliban:
Apa Peran yang Anda Mainkan?

Membaca kisah sengsara yang panjang pada Minggu Palma: Mengenangkan sengsara Tuhan, kita disuguhi sebuah drama yang bukan semata tentang kisah penangkapan Yesus, sengsara dan kematian-Nya, melainkan juga tentang drama kehidupan kita manusia. Dalam pentas drama penyaliban Yesus, kita bisa bertanya, “seperti siapakah aku ini, atau karakter apa yang aku...

Tegar Mewartakan Kebaikan dan Kebenaran

Dalam hidup, ketika kita melakukan kebaikan atau menyatakan kebenaran, sering kita berhadapan dengan pihak lain yang tidak percaya, apalagi ketika iri hati, cemburu, dan kebencian ada dalam diri mereka, maka kita akan mengalami tantangan berat dalam hidup. Yesus pun pernah mengalami fitnah, penolakan, bahkan sampai ancaman pembunuhan, namun semuanya...

Sesaat, ketika Allah Bapa Terlihat pada Dirimu

”Tidak ada kejahatan sedikit pun pada Allah. Sesaat, ketika Anda melakukan kebaikan, saat itulah orang lain melihat Allah pada dirimu.” Misi Yesus ketika datang ke dunia adalah apa pun yang dilakukan-Nya adalah apa yang dilihat ketika bersama Bapa di surga, sehingga setiap perbuatan baik dan Mujizat yang dilakukan membuat...

Antara Iri Hati, Kebencian, dan Tindakan Jahat

Jika Anda tidak bisa mengakui keunggulan atau ingin memiliki seperti orang lain, tapi faktanya Anda tidak mampu, maka akan melahirkan iri hati dan kebencian. Ketika iri dan benci ini tak mampu diredam, maka akan menimbulkan rencana dan tindakan jahat. Kaitan antara iri dan benci yang melahirkan tindakan jahat itu...

Jadilah Kabar Sukacita

“Kabar atau cerita yang Anda kisahkan hanya bisa jadi kabar sukacita, bila Anda sendiri mengalami sukacita dan mampu menjadikan dirimu sumber sukacita.” Pada Hari Raya Kabar Sukacita ini pandangan dan seluruh pikiran serta rasa, kita arahkan kepada perempuan yang membawa Sumber Sukacita kepada kita umat manusia, walaupun ia sendiri...

Penyertaan Bapa Padamu Sempurna Adanya

Bersyukurlah, karena Yesus maka kita para pengikut-Nya bisa memanggil dan menyebut Allah sebagai Bapa. Sebagai Bapa, Ia sangat memperhatikan dan menyertai kita putra-putri-Nya dan menginginkan yang terbaik terhadap kita asalkan kita siap sedia melakukan kehendak-Nya. Kepastian, bahwa Allah Bapa selalu menyertai kita itu diungkapkan oleh Yesus dalam Injil, “Dan...

Keindahan Sakramen Tobat

Keindahan Sakramen Tobat itu bukan pertama-tama terletak pada kesadaran seseorang untuk datang ke kamar pengakuan lalu mengakui dosa-dosanya, melainkan pada pengampunan yang Allah berikan kepada si pendosa. Bayangkan, bahwa kita yang berdosa berkali-kali dan dalam hitungan bulan dan tahun, tapi semuanya itu bisa diampuni dalam hitungan menit bahkan detik,...

Hanya Yesuslah Jaminan Keselamatan Sejati

Banyak Nabi dan mereka yang menyatakan dirinya sebagai utusan Tuhan boleh berbicara tentang Surga, hidup, mati, dan keselamatan jiwa kepada para pengikut mereka. Tapi hanya Yesuslah yang dapat memberikan kepastian tentang hubungan antara kehidupan kekal dengan Diri-Nya, bahwa Dialah penjamin keselamatan di akhir hidup kita. Iman kita akan Yesus...

Bukan dari mana Seseorang itu Berasal, melainkan Perbuatan yang Dilakukannya

“Dalam persahabatan kadang pengenalan akan pribadi sahabat akan jadi dasar bagi kita untuk memahami dan mendukung mereka, namun sering pula terjadi, bahwa pengenalan itu jadi dasar bagi kita untuk menolak dan menghancurkan mereka, karena ada sifat cemburu dan iri hati.” Hal inilah yang terjadi pada Yesus dari para Farisi...

Kejahatan dan Kebencian akan Membunuh Mereka yang Memeluknya

”Bila kita memeluk erat kejahatan dan kebencian terhadap orang baik dan kebaikan, maka pada waktunya mereka akan menghancurkan, bahkan membunuh kita sendiri.” Kebencian orang-orang terhadap Yesus pada zaman-Nya terjadi, karena kebaikan dan pengakuan-Nya, bahwa Yahweh adalah Bapa-Nya. Dikisahkan dalam Injil: “Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak...

Mencintai dengan Diam

“Seorang Ayah akan mencintai anak-anaknya dengan diam. Walaupun sedih dan gagal, ia takkan membiarkan air matanya jatuh di hadapan putra-putrinya. Hanya satu yang diharapkannya, yakni agar anak-anak sukses dan bahagia.” Tentang Yusuf, suami Santa Perawan Maria memang tidak disebutkan banyak dalam Kitab Suci, namun karakter ketulusan dan keiklasannya tetap...

Bersatu di Bumi Berpisah di Surga

”Biarpun orang jahat dan kejahatannya berkembang pesat dan jadi pemenang di dunia ini, tapi hukuman Ilahi pasti akan menanti mereka di akhirat, jika tidak bertobat. Sebaliknya orang baik, walaupun kalah dan kebaikan nampak mati di dunia ini, tapi akan bersinar di pengadilan terakhir.” Terhadap mereka yang bebal hati, berbuat...

Mencela Orang Baik dan Menciderai Kebenaran

”Setiap kebaikan yang Anda perbuat pasti akan menciderai mereka yang memeluk erat kejahatan di dalam hati dan pikirannya, maka bersiaplah untuk menerima kritik, penolakan bahkan ancaman.” Orang-orang berlindung di bawah aturan kesucian hari Sabat, sehingga mencela kebaikan yang dibuat oleh Yesus terhadap orang lumpuh itu, walaupun mereka menyaksikan mukjizat...