“Hidup adalah nafas doa. Dengan saling mendoakan, kita diberkati-Nya.” -Mas Redjo … Sederhana, tapi sangat jelas dan itu fakta. Ketika hidup ini tidak dinafasi doa, hidup ini serasa berat, ngap, dan menderita. Saya tidak sekadar merasakan, tapi mengalami. Hidup tanpa berdoa itu membuat dada saya menyesak dan sakit, karena serasa tiada oksigen untuk dihiruf dan…
Kategori: MAS REDJO
Keteladanan itu Bukan dari Mulut,
Melainkan dari Hati
“Ke mana-mana, Mbah bawa payung.” “Iya, Le. Sedia payung sebelum hujan. Langkah antisipasi itu penting agar usaha tidak kena ‘dropt shot’ dan abruk. Payung ini untuk pengganti parasut, meski Mbah harus terjun dari puncak gedung.”“Paham to, Le… ?!” “Iya, Nyong juga ndak mau blunder gara-gara asal ngomong.” “Begitu Le, keteladanan itu bukan dari mulut, melainkan…
Jatuh Cinta Lagi
“Semangat mencintai pasangan itu tidak berhenti hingga ke pelaminan. Tapi harus dihidupi hingga maut itu memisahkan kita.” -Mas Redjo Setia pada pasangan hingga mati itu harus jadi komitmen bersama, dan harus dihidupi terus menerus agar api cinta itu tidak padam, tapi agar menyala terang dan abadi! Jika jatuh cinta itu hal biasa, tapi jatuh cinta…
Hidup ini Harus Direncanakan dan Diantisipasi
“Hidup ini tanpa solusi, ketika kita tidak menyiap-sediakan langkah untuk mengantisipasinya.” -Mas Redjo “Hidup njlimet itu bakal kesrimpet dan pusing sendiri itu suloyo!” Komentar minor itu dilontarkan oleh sobat RP, setelah mendengar penuturan saya dalam menjalani hidup ini. Menurutnya, lebih baik hidup ini dijalani dan dinikmati seperti air mengalir. Saya tersenyum, tidak menyanggah atau membela…
Mengubur Diri Sendiri
Pernahkan kita berpikir untuk sesekali mengubur diri sendiri? Jika belum pernah berarti hati ini yang perlu diformat ulang! Lho, emang kenapa? Berarti hidup kita nyaman, tentram, dan bahagia. Bisa juga, karena kita tidak peduli dengan hidup orang lain. Lebih suloyo lagi, adalah kita tidak memikirkan, bahwa suatu saat harus kembali pada Sang Pencipta. Apakah kita…
Mengapa Harus Saya?!
“Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Persoalan datang mendera itu biasa. Yang luar biasa adalah, ketika kita berani mensyukuri hal itu sebagai anugerah Tuhan.” -Mas Redjo … Ketika DN didera banyak masalah, ia mudah reaktif dan memprotes Tuhan. “Mengapa harus saya?” Tuhan seperti pilih kasih, dan ia merasa ditinggalkan sendirian. “Tuhan tidak adil!” kata DN emosi….
Bersaksi Ikhlas Hati
“Ketakutan, kekhawatiran, dan hal-hal negatif itu sumbernya dari si Jahat. Tapi pribadi yang ikhlas hati itu tanpa prasangka, dan melepas tanpa merasa kehilangan.” -Mas Redjo … Untuk kesekian kali pertanyaan yang sama datang dari beberapa teman itu menggedor pikiran ini: “Apakah tidak takut pelanggan saya diserobot pesaing?” Saya tersenyum. Kekhawatiran itu wajar, karena saya menulis…







