‘Panic Buying’ isu kenaikan BBM yang sempat memicu antrean panjang kemarin (31 Maret 2026), memang terasa seperti ‘April Mop’ massal. Kegaduhan yang dipicu informasi yang tidak benar tepat di pergantian bulan. Kondisi ini membuktikan, bahwa: kegaduhan sering kali hanya ada di pikiran, karena kurangnya informasi akurat. Saat orang lain sibuk mengantre, karena panik, mereka yang…
Kategori: JLITHENG
Ketabahan yang Teduh
‘A Silent Blessing’ adalah momen menemukan oase batin di dalam keheningan, di mana jiwa menimba kekuatan spiritual melalui ketabahan hati Maria di kaki salib. Sebuah penyerahan diri yang tenang, namun penuh kuasa.” Sosok ‘silent bless’ atau tabah dan teduh adalah seseorang yang mampu tetap teguh, tidak goyah, dan terus jadi sumber kedamaian bagi orang lain,…
Jiwa – ‘Stabat Mater’
‘Stabat Mater’ adalah gambaran paling murni tentang kesetiaan seorang wanita di titik nadir kesedihan. Misal seorang istri yang tetap setia ‘melani’ suaminya yang nyaris tanpa harapan (sembuh atau tidak berdaya). Dalam kontek kesetiaan ‘melani’, bisa dipadankan dengan suami bagi istrinya Istilah ini berasal dari bahasa Latin yang berarti, “Sang Ibu Berdiri.” Secara historis dan spiritual,…
Kedaulatan dalam Kerendahan Hati
(Inti) Taklukkan Kekerasan dengan Kelembutan Ketika dunia mengajarkan, bahwa kekuatan diukur dari kemampuan untuk membalas, Sang Hamba menunjukkan, bahwa kekuatan sejati terletak pada pengendalian diri untuk tidak menghancurkan. Ia tidak membalas makian dengan nista, atau luka dengan derita. Dengan tetap diam di hadapan pendakwa-Nya, Ia justru menelanjangi kekosongan kuasa duniawi. Kelembutan-Nya adalah ‘badai yang tenang’,…
Kedaulatan dalam Kerendahan Hati
(Inti) Memenangkan Hati Di Minggu Palma ini, saat kita memegang daun palem, kita diundang untuk bercermin: Mampukah kita tetap membawakan kehadiran pesan Ilahi saat diri kita disalahpahami atau dimusuhi? Sang Hamba mengajarkan, bahwa kemenangan sejati itu tidak diraih dengan menundukkan lawan, tapi dengan memenangkan hati melalui pengampunan. Kita semua diundang untuk memasuki Pekan Suci dengan…
Meminjamkan Hati
Pelayanan tertinggi itu bukan tentang apa yang kita beri (materi/kepintaran), melainkan tentang kehadiran kita. Telinga yang mendengar dan hati yang merasakan adalah kemewahan yang tidak ternilai. Melayani itu bukan karena sempurna, melainkan tentang berani meminjamkan hati agar kita bisa melihat sesama sebagaimana adanya. Semoga langkah Anda hari ini ringan, hati tetap sejuk, dan kehadiran Anda…
Pinjamkan Asa-mu
Pinjamkan asamu sejenak, jika bisa. Lewat kata, doa, atau tindakan; sekecil dan sesaat apa pun itu. Di ruang tunggu operasi, dengan alat-alat yang sudah terpasang di tubuh, saya mendengar tangis seorang Ibu dan anaknya. Mereka sendirian; tak ada siapa pun yang menemani si kecil menghadapi meja operasi. Di tengah perjuangan saya sendiri, saya memutuskan meminjamkan…







