“Kasih yang memberi segalanya.
Terang yang tak pernah bisa dikalahkan kegelapan.”
Allah yang Maharahim, Engkau menyatakan kebenaran terdalam,
bahwa Engkau mengasihi kami bukan hanya dengan kata-kata, melainkan dengan tindakan: Engkau memberikan Putra-Mu yang tunggal. Bukan untuk menghukum, melainkan untuk menyelamatkan.
Kasih-Mu tidak terbatas, ditahan-tahan, dan tidak setengah-setengah. Kasih-Mu tercurah sepenuhnya: di kayu salib, Yesus merentangkan tangan-Nya
dan menerangi kegelapan dunia dengan belas kasih.
Bapa, kami mengakui, sering kali memilih kegelapan daripada terang, bersembunyi dalam dosa dan menjauh dari kebenaran. Tapi terang-Mu tidak dapat dikalahkan. Tidak ada dosa yang melebihi besarnya belas kasih dan kerahiman-Mu. Tidak ada kegelapan yang mampu memadamkan cahaya Kristus yang bangkit.
Engkau telah membangkitkan Yesus dalam kemuliaan: Terang yang menang atas maut, kebenaran yang mengalahkan ketakutan.
Engkau memanggil kami: ke luar dari kegelapan… untuk hidup dalam terang.
Seperti para Rasul yang taat kepada-Mu dan terus mewartakan sabda-Mu, berikan kami keberanian
untuk taat kepada-Mu lebih dari segalanya; untuk hidup dengan berani, berkata benar, dan tak pernah berhenti mewartakan Kabar Baik.
Penuhi kami dengan kerinduan akan Sabda-Mu, cinta akan kebenaran, dan hati yang berani bersinar sebagai saksi kebangkitan.
Ampuni kami, Bapa. Perbarui hati kami. Tuntun kami ke luar dari setiap kegelapan menuju terang kehidupan dalam Putra-Mu,
Yesus Kristus, Tuhan kami. Amin.
🕊️Masuklah ke dalam Terang hari ini, jangan menunda-nunda.
Terang telah bangkit… sekarang saatnya kita ikut bangkit bersamaNya.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

