“Kadang kita merasa telah berlaku adil, ketika membagi rata cinta kita; 50% untuk Allah dan 50% untuk barang/harta, padahal Tuhan menuntut dari kita cinta totalitas 100%, ketika kita mencintai-Nya.”
Tentang cinta yang utuh ini Yesus mengingatkan kita dalam Injil, “Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua Tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.” Peringatan ini sangat jelas, tapi kita tetap melakukannya dan menikmatinya.
Kita diingatkan untuk:
- 1) Berikanlah cintamu 100% kepada Tuhan, maka harta benda dan uang memang Anda miliki, tapi hatimu tidak melekat pada mereka sehingga tidak mengikat dan mencelakakanmu;
- 2) Ketika Anda berpaut pada Tuhan, maka Anda akan mampu menjadikan dirimu saluran berkat yang melaluinya semua harta dan uang akan Anda salurkan dan bagi kepada sesama yang membutuhkannya;
- 3) Ketika Anda rela berbagi, maka saat itulah Anda akan tahu dan sadar, mengapa Anda dikaruniai banyak harta dan uang.
Akhirnya berikan cinta seutuhnya pada Tuhan agar Ia mencurahkan kepadamu cinta Ilahi yang membuatmu dapat memaknai semua yang Anda miliki saat ini.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

