Penulis: Admin

Mati Demi Kebenaran

Di gerbang sebuah kota, ada patung terkenal yang bernama “Anak di Pundak Ibu” untuk memberi makna kota tersebut. Pada zaman dahulu kota itu dibela oleh seorang pemuda yang memimpin segenap masyarakat untuk melawan para musuh yang ingin menduduki kota. Meskipun kota ini berhasil dipertahankan, tapi pemuda ini mati terbunuh...

Menanggapi Undangan Kerahiman Ilahi

“Belas kasih Tuhan tidak menghapus kebenaran; belas kasih-Nya memberi kita keberanian untuk kembali kepada-Nya.” Allah yang Maha Rahim, Engkau memperlihatkan dua saksi-Mu yang setia: Nabi Yeremia yang diselamatkan oleh penyelenggaraan-Mu, dan Yohanes Pembaptis yang menyerahkan nyawanya demi mempertahankan kebenaran. Keduanya tidak mencari kenyamanan ataupun pujian manusia. Mereka hanya ingin...

Berani Bersaksi atas Kebenaran

Karena Yohanes pernah menegornya, katanya: “Tidak halal engkau mengambil Herodias!” (Mat 14: 4). Rintangan berat yang dihadapi Nabi Yeremia tidak membuatnya takut atau putus asa. Sebaliknya, ia semakin berani dan lantang menyampaikan pesan Tuhan. Meskipun ia menyadari risiko besar, bahkan ancaman kehilangan nyawa, hal itu tidak membuatnya mundur atau...

Hidup ini Indah

“God always be with you.” Pada ranting kering pohon alpokat yang tadi malam dicuri buahnya, bertengger sepasang burung kutilang yang saling membersihkan bulu indah mereka. Mereka tidak pusing dengan yang ada di bawahnya. Tetap asyik saling menata bulu. Tidak sadar ada yang kagum pada mereka sembari menikmati segelas kopi....

Jalan Tanpa Nama

Mosaik Serpihan Kelana -1Pemburu Jejak AnginSimply da Flores Aku terlempar di jalan iniMungkin juga kau, dia dan merekaEntah…di mana dan apa nama tempatnyakarena tak pernah seorang pun memintadan memang terjadi begitu sajaBerjalan dengan tanya getirmelangkah dalam kelana galauEntah sebagai apa dan siapaEntah dari mana dan akan ke mana? Aku...

Mendengarkan Suara Hati, Mengikuti Panggilan Tuhan

Seorang anak kecil melihat sebuah jalan kecil yang mengarah ke tempat yang belum pernah dikunjunginya. Meskipun ia ingin tahu apa yang menantinya di ujung sana. Kadang kita seperti anak kecil itu yang merasa takut menghadapi tantangan, konflik, atau ketidakpastian. Tapi kita juga diajarkan untuk berani mendengarkan suara hati dan...

Jujur Melukai, Berani Beresiko

“Kejujuran itu akan melukai mereka yang mencintai kebohongan, dan keberanian itu mengandung resiko dibenci, bahkan ancaman terhadap diri ini. Tapi hanya orang yang menaruh percaya pada Tuhan yang tetap berdiri tegar melakukan keduanya.” Baik Yeremia maupun Yohanes Pembaptis diancam sampai dibunuh, karena kejujuran dan keberanian mereka. Tubuh mereka mati,...

Laksana Katak di Bawah Tempurung

Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Janganlah puas dengan langitmu yang selebar tempurung. Beranilah merangkak ke luar, meskipun kakimu gemetar. Karena di luar sana, menunggumu bukan kehampaan, melainkan pelukan lelangit yang tidak bertepi.”(Didaktika Hidup Sadar) Inilah sebuah metafora klasik yang mendeskripsikan hal “keterbatasan perspektif dan zona nyaman yang terbelenggu.” Dalam...

Tetap Hidup untuk bisa jadi Tempat Bersandar

Menjadi pribadi dengan karakter ‘mother hen’ (induk ayam) adalah sebuah kualitas diri yang sangat mulia. Kita berperan sebagai pelindung, pemberi rasa aman, dan tempat bersandar bagi orang-orang yang sedang rapuh, cemas, atau putus asa. Menjadi ‘mother hen’ berarti kita menyerap banyak emosi negatif orang lain. Untuk hidup ikhlas dan...

Bahagia dengan Mencari Kehendak Tuhan

“Tuhan, bebaskan hatiku agar aku lebih mencari kehendak-Mu daripada menyenangkan dunia.” Allah yang Maha Rahim, kami melihat Yeremia diancam, karena menyampaikan Firman-Mu dengan setia. Yesus pun ditolak di kampung halaman-Nya sendiri. Orang-orang mengenal wajah-Nya, tapi tidak mengenali hati-Mu yang hadir di dalam Dia. Mereka melihat seorang tukang kayu, tapi...

Menerima Karya Tuhan

Kita telah mendengar, bahwa Yesus kembali ke kampung halaman-Nya dan mengajar di Sinagoga. Dia membuat banyak orang takjub akan hikmat dan kuasa-Nya. Tapi keheranan itu segera berubah jadi keraguan dan penolakan. Mereka terpaku pada latar belakang Yesus yang dikenal sebagai anak tukang kayu, dan meragukan otoritas-Nya. Akibatnya, Yesus tidak...

Sukses Sejati

“Sesukses-suksesnya mencapai puncak prestasi dan terkenal, lebih hebat itu orang yang sukses untuk mengelola hidupnya secara sehat lahir batin.” -Mas Redjo Semula saya berpikir, sukses itu adalah, ketika saya berhasil melalui tahapan demi tahapan dalam hidup ini. Dari bayi, merangkak, lalu berjalan dan berlari. Dari dimandikan Ibu, lalu mandi...

Merendra Hidup Indah Penuh Berkah

“Life is like riding a bicycle. Keep your balance. You must keep moving.” -Rio, Scj. Sambil duduk santai, di lapangan basket dan volly nivisiat SCJ Gisting, terlihat seorang anak kecil belajar bersepeda. Berkali-kali mencoba, jalan berapa meter, jatuh. Jalan goyang, lalu jatuh lagi. Akhirnya sedikit lancar. Beberapa Minggu kemudian...

Mengenali Tuhan dalam Kesederhanaan

“Lalu mereka kecewa dan menolak Dia” (Mat 15: 37a). Yesus kembali ke kampung halaman-Nya di Nazaret dan mengajar dengan penuh hikmat. Tapi orang-orang di sana menolak dan tidak percaya kepada-Nya. Bagi mereka, Yesus hanyalah sosok yang sudah dikenal sejak kecil, sehingga mereka meragukan-Nya dan tidak mampu melihat karya Tuhan...

Gampang Menghakimi, tapi Sulit Menerima Fakta

“Kadang kita terjebak menghakimi sesama, karena masa lalu mereka, sehingga menutup mata terhadap perubahan dan perkembangan mereka pada masa kini. Semuanya itu terjadi, karena kita memeluk erat kejahatan di dalam diri, tapi menolak kebaikan dalam diri sesama. Sadar atau tidak, Iri hati itu adalah penyebabnya.” Iri hati dan kecemburuan...