“Hitam itu tidak selamanya pekat.” -Rio, Scj.
Yang suka memakai baju hitam: selamat! Karena menurut psikologi orang yang suka memakai baju hitam itu bukan hanya gaya, melainkan bentuk kekuatan kontrol dan perlindungan emosional. Biasanya orang yang suka warna hitam itu kerap ingin memancarkan kepercayaan diri dan wibawa, bahkan saat di dalam dirinya tidak sekuat realita.
Hitam itu bukan hanya wibawa, melainkan cara halus menciptakan jarak emosional sambil tetap terlihat tenang dan terkendali. Jadi, kalau hitam selalu jadi pilihan itu bisa jadi pikiran dan hati ini sedang mencari rasa aman. Meski kadang hitam dikaitkan dengan duka dan kesedihan mendalam.
Hitam itu tidak selamanya pekat. Begitu pula yang terjadi dalam hidup. Saat gagal dan terpuruk kadang hidup terasa hancur. Saat kecewa dan luka melanda, hidup kadang terasa sia-sia. Saat semua terasa gelap, serasa hidup inn tidak layak dilanjutkan.
Ingat gelap itu tidak selamanya pekat. Selalu ada jalan untuk ke luar dari setiap himpitan dan persoalan; Ada titik terang saat gagal datang; Selalu ada pertolongan dan penghiburan Tuhan, ketika luka serta kesedihan itu datang. Angkatlah tangan, pasti Tuhan turun tangan.
Deo gratias.
Rm RP Rio, Scj

