“Bila hidup hanya berakhir di dunia, maka marilah kita nikmati hidup ini tanpa percaya kepada Yesus. Bila kehidupan di akhirat itu ada, berbahagialah kita sebagai murid Kristus, karena sesungguhnya Dia jaminan untuk mendapatkan kehidupan yang kekal itu.”
Untuk meyakinkan kita para murid agar tetap percaya kepada-Nya, Yesus menjelaskan hubungan yang erat antara Allah Bapa dan Diri-Nya. Ia datang ke dunia agar manusia selamat. Kita yang percaya kepada-Nya suatu kelak akan diizinkan untuk menikmati Surga. Firman Tuhan; “Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan siapa saja yang datang kepada-Ku, ia tidak akan kubuang. Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku, jangan ada yang hilang, tapi Kubangkitkan pada akhir zaman.”
Untuk bahan permenungan kita:
- 1) Sejauh manakah kota percaya dan tetap mempertahankan keyakinan, bahwa Yesus adalah Tuhan yang menjamin keselamatan kekal bagi kita?
- 2) Apa saja usaha kita untuk menggapai keselamatan kekal, ketika kita sadar, bahwa perbuatan baik adalah wujud dari iman kepada Yesus? Dengan kata lain, perbuatan baik yang dilakukan terhadap sesama itu sebagai wujud dari iman kita.
Mari tetapkan dalam hati kita, bahwa kita tidak akan memilih yang lain selain Yesus, karena Dialah Penjamin keselamatan kita.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

