“Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia” (Yoh 16: 33).
Sudah jadi pengetahuan umum bagi setiap orang Kristen, bahwa menjadi pengikut Kristus berarti harus berani menyangkal diri dan memikul salib, bahkan jika harus sampai memberikan nyawa. Yesus tidak pernah menjanjikan kepada para murid-Nya kehidupan yang berkelimpahan harta duniawi atau hidup bahagia tanpa penderitaan. Sebaliknya, Ia dengan terus terang mengatakan, bahwa para murid akan menderita penganiayaan, karena mereka adalah pengikut-Nya. Namun demikian, Yesus menjadikan diri-Nya sendiri sebagai sebuah jaminan keselamatan yang berlimpah. Ia telah membuktikan, bahwa salib dan penderitaan telah dimenangkan oleh Kebangkitan-Nya. Ia telah mengalahkan dunia, dan dengan demikian dunia ada di bawah kuasa-Nya.
Yesus meminta kita untuk percaya akan kasih-Nya yang tidak pernah berkesudahan dan senantiasa memandang kepada-Nya, yang telah lebih dahulu menderita sengsara demi kita, tapi kemudian bangkit dengan mulia. Bagi orang Kristen, salib bukanlah tanda kekalahan, melainkan tanda kemenangan yang membawa kita kepada jalan keselamatan dan kehidupan kekal.
Sr. M. Valentina, P.Karm
Senin, 18 Mei 2026
Kis 19: 1-8 Mzm 68: 2-7 Yoh 16: 29-33
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

