“Tinggal dalam ketaatan, dan bersukacita dalam kasih-Nya.”
Allah yang Maharahim, Engkau mengingatkan kami akan satu hal yang luar biasa, bahwa kami tidak hanya dikasihi, tapi dikasihi seperti Engkau mengasihi Yesus.
Betapa dalam, besar, dan betapa tidak terjangkau kasih-Mu itu, ya Bapa. Engkau mengundang kami untuk tinggal di dalam kasih itu.
Ajar kami, Tuhan, untuk tinggal dalam kasih-Mu. Bukan hanya merasakannya sesaat, melainkan hidup di dalamnya.
Engkau juga mengajarkan, bahwa kami tinggal dalam kasih-Mu, ketika kami menuruti perintah-Mu.
Sering kali kami berpikir, bahwa ketaatan itu berat, mengikuti kehendak-Mu itu membatasi kami. Tapi kami sadar, justru di dalam ketaatan itu kami menemukan sukacita sejati yang tidak tergantung keadaan, tapi berasal dari Engkau sendiri.
Bentuklah hati kami, ya Bapa, agar lembut untuk diajar dan setia untuk taat.
Jauhkan kami dari sikap yang ingin mengikuti Yesus tanpa mau hidup dalam Gereja-Nya. Ajarlah kami untuk tetap setia kepada Tubuh Kristus, tempat Engkau terus berkarya dan menyatakan kebenaran-Mu.
Terima kasih, ya Tuhan, atas kasih-Mu yang begitu besar: kasih yang rela merendahkan diri hingga hadir dalam Ekaristi Kudus agar kami dapat bersatu dengan-Mu.
Penuhilah kami dengan sukacita-Mu agar hidup kami jadi kesaksian bagi orang-orang di sekitar kami.
Biarlah melalui hidup kami, orang lain melihat, bahwa sukacita sejati hanya ada di dalam Engkau.
Yesus, kami percaya pada-Mu.
Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

