Setiap orang yang memohon pengampunan dari Tuhan, pertama-tama dia harus menyadari dan menyesali kesalahannya di hadapan Tuhan dan sesama. Pengampunan itu bisa terjadi, apabila orang mau dengan kerendahan hatinya mengakui kesalahannya.
Raja Ahab menyesali perbuatannya dan dia memperoleh kasih dan pengampunan dari Tuhan. Karena kasih Allah tidak mengenal batas, kita juga harus mampu mengampuni orang yang telah berbuat salah kepada kita dan berharap dapat menemukan pengampunan serta kasih sayang dari Tuhan.
Dalam Injil, Yesus mengajarkan kita untuk tidak hanya mengasihi sesama, tapi juga mengasihi musuh. Kita dipanggil untuk jadi sempurna seperti Bapa di Surga, yaitu penuh kasih, murah hati, dan berbelas kasih. Hal itu berarti kita berusaha untuk berbuat baik kepada orang yang menyakiti kita dan berusaha untuk mengampuni serta merangkul semua orang. Dengan kasih sayang dan pengampunan, kita akan menemukan kebahagiaan, kedamaian dalam hati dan hidup kita.
“Ya? Yesus, bimbinglah kami dengan terang Roh Kudus-Mu agar kami mau belajar untuk mengasihi semua orang termasuk musuh kami. Amin.”
Ziarah Batin

