“Kadang Tuhan terasa diam, tapi Roh Kudus mulai mematahkan belenggu di hati kita.”
Allah yang Maharahim, kami diingatkan, bahwa kesedihan itu bukan akhir dari segalanya. Para murid sedih, karena Yesus akan pergi. Paulus dan Silas menderita, karena setia mengikuti-Mu. Baik ruang perjamuan maupun penjara Filipi dipenuhi kebingungan, luka, dan pertanyaan yang belum terjawab.
Justru di sana Roh-Mu sedang bekerja!
Saat Paulus dan Silas dipukul, dirantai, dan dilempar ke dalam penjara, mereka tidak memilih putus asa. Tengah malam mereka berdoa dan memuji-Mu. Ketika banyak orang tenggelam dalam ketakutan, mereka tetap menyembah. Engkau menjawab, bukan hanya dengan gempa yang membuka pintu penjara, melainkan juga dengan keselamatan yang membuka hati banyak orang.
Bapa, sering kali kami hidup dalam penjara tersembunyi: kekhawatiran, kekecewaan, kesombongan, luka batin, dan rasa ingin mengendalikan semuanya itu sendiri.
Yesus menghibur kami dan tidak meninggalkan sendirian. Engkau memberikan Roh Kudus: Penolong, Pembela, dan Penghibur kami. Saat kami lemah dan tidak mampu bertahan, Roh-Mu berdiri di samping kami. Saat rasa takut dan kegagalan itu menuduh kami, Roh Kudus mengingatkan, bahwa Kristus sudah menang atas dosa dan maut.
Tuhan, curahkan kembali Roh-Mu atas hidup kami. Guncangkan rantai yang menghalangi kami percaya penuh kepada-Mu. Bukakan pintu hati yang tertutup oleh ketakutan, kepahitan, dan keraguan. Ajari kami tetap memuji-Mu di ‘tengah malam’ kehidupan kami, saat segalanya terasa gelap dan doa terasa belum dijawab.
Tuhan, saat kami mengalami penderitaan, jadikan hidup kami kesaksian bagi orang lain. Seperti Paulus dan Silas, biarlah iman kami memberi harapan bagi jiwa-jiwa yang diam-diam sedang memperhatikan. Jadikan rumah kami tempat doa yang damai dan tempat Yesus benar-benar tinggal.
Bapa, Engkau telah berjanji: “Pada hari aku berseru, Engkau menjawab aku, Engkau menambahkan kekuatan dalam jiwaku.” Maka kami datang kepada-Mu. Kuatkan yang lemah, hibur yang letih, bela yang putus asa, dan ingatkan kami, meskipun malam terasa panjang, kuasa kebangkitan-Mu sudah bekerja.
Sebab di mana Roh Tuhan hadir, rantai tidak akan bertahan selamanya. Di mana Roh Tuhan bergerak, penjara berubah jadi tempat pujian, dan Yesus diterima, keselamatan masuk ke dalam rumah itu. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

