“Bila Gereja adalah Kerajaan Allah yang nampak di dunia, maka pasti ia jadi wadah persekutuan yang menyatukan. Namun, bila komunitas itu terpecah-pecahkan maka pasti adalah hasil kerja Iblis.”
Apakah ada kebanggaan dalam setiap tindakan perpecahan Gereja atau komunitas Kristiani? Yang benar dan berasal dari Roh Kudus adalah Gereja itu tetap jadi satu kawanan di bawah satu Gembala agar terpenuhilah doa Yesus, “Agar mereka semua bersatu.” Namun, bila yang sebaliknya terjadi adalah perpecahan dan pemisahan, maka yang ada hanyalah ungkapan kesombongan manusia yang berbaju keindahan rohani. Banyak orang membuat kesalahan, tapi membenarkan diri dengan mengutip ayat/firman atau wahyu pribadi yang diragukan kebenarannya.
Dalam Injil, Yesus berkata, “Setiap Kerajaan yang terpecah-pecah pasti binasa, dan setiap rumah tangga yang terpecah-pecah, pasti runtuh. Jikalau Iblis itu juga terbagi-bagi dan melawan dirinya sendiri, bagaimanakah kerajaannya dapat bertahan?”
Kita diingatkan untuk:
1) Tetap berada di dalam Gereja yang didirikan oleh Yesus, bukan gereja yang didirikan oleh manusia atas nama Yesus;
2) Tetap usahakan dan tinggal dalam persatuan yang dilandasi oleh cinta dan kejujuran;
3) Sadarlah, bahwa setiap perpecahan dalam Gereja adalah hasil kerja iblis bukan Roh Kudus.
Bila Anda tetap bersatu dalam Gereja, maka percayalah, bahwa Roh Kuduslah yang menahanmu. Namun sesaat, ketika Anda berpikir untuk berpisah dan memisahkan diri dari Gereja maka sadarlah, bahwa Iblis sedang mulai memenangkan jiwamu.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

