”Bagaimana dunia percaya, bahwa kita adalah murid dari satu Tuhan, bila kita tercerai berai dan terpecah-pecahkan? Maka hanya pesatuanlah yang jadi tanda jelas, bahwa kita adalah murid Kristus.”
Pentingnya persatuan itu ditegaskan kembali oleh Yesus dalam Injil: “Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku” (Yoh 17: 23).
Beberapa hal yang perlu dipikirkan dan direnungkan, yakni:
- 1) Tetaplah mempertahankan dan bersatu dalam persatuan Gereja Kristus di dunia;
- 2) Jangan pernah memisahkan diri atau tergoda untuk bergabung dengan aliran dan denominasi baru yang didirikan oleh manusia atas nama Yesus;
- 3) Bersaksilah kepada dunia, bahwa kesatuanmu dengan sesama dalam satu Gereja adalah tanda jelas persatuan murid-murid Kristus.
Ingatlah, bahwa perpecahan kekristenan atas alasan apa pun itu, bukan karya Roh Kudus, melainkan karya Iblis. Karena itu jangan tergoda dengan bujukan dan rayuan Iblis untuk meninggalkan atau melepaskan diri dari Gereja Kristus.
Monsignor Inno Ngutra, Pr

