Secercah Sajak Semesta – 189
Surat untuk Emosi Rasa
Simply da Flores 1.Kepadamu emosi rasakuSalam hormat dan banggakuAtas semua ekspresi emosi rasayang sudah kualami hingga saat iniAtas ungkapan diri pribadidalam relasi dengan sesamadalam interaksi dengan alamdalam hubungan dengan Sang Ilahiyang mampu kusadari saat iniyang terungkap melalui seluruh tubuhkuyang mengalir dalam diri pribadiku Dengan desah nafas yang adaaku tulis...
Secercah Sajak Semesta – 188
Surat untuk Anggota Tubuh
Simply da Flores 1.Kepadamu seluruh anggota tubuhkudari ujung rambut hingga telapak kakidari kulit luar hingga darah dan sumsumAku tulis surat pernyatakan hormatAku goreskan kesadaranku berterima kasihAku ungkapkan sesal dan maafkuatas segala kelalaian salahkujarang peduli dan merawat kesehatanmujuga menyadari peran manfaatmu masing-masingBanyak anggota yang membentuk tubuh pribadikusehingga sampai sekarang aku...
Secercah Sajak Semesta –
187 Surat untuk Desir Darah
Simply da Flores 1.Kepadamu desir darahkusalam hormat atas peran jasamudesir darah yang menyatu dengan daging tubuhkuMengalir dari jantung dalam sistem istimewaSiang malam berjalan otomatisentah kusadar atau tidak peduliTerimalah surat kesadarankuuntuk nyatakan hormat terima kasihuntuk sampaikan permohonan maafuntuk ungkapkan tolol kekonyolan dirikuDalam aliran desir darahkuada berkat dan misteri keagunganSang Maha...
Secercah Sajak Semesta – 186
Surat untuk Desah Nafas
Simply da Flores 1.Kepadamu nafaskuterimalah salam hormatkuatas petang dan fungsi mulai yang biasaNamun,karena biasa aku alamisehingga biasa-biasa saja kuanggapBahkan sering aku abaikanseperti tak ada makna apa-apaPadahal,tanpa peran dan fungsimuaku tak bisa apa-apadan pasti mati tak berdayaTanda utama pribadiku hidupadalah aku bisa bernafasdan terjadi secara otomatis 2.Kepadamu nafaskuInilah tulisan kesadaranku...
Secercah Sajak Semesta – 185
Hitam, Putih, Abu-abu
Simply da Flores 1.Hitam itu fakta kebenaran sakralPekat gulita itu adilMalam gelap itu misteriPahit itu dinamika energiKetika bendera hitam berkibaroleh laskar berbusana hitammereka nyatakan keberanian heroikdengan gagah perkasa percaya diriTetapi ada yang menilai berbedaAda yang menyebut setan penjahatAda yang mencap para misteriusAda yang menilai ganas jahatAda yang mengartikan suka...
Secercah Sajak Semesta – 184
Senja di Warung Kopi
Simply da Flores 1.Dari warung kopi pinggir trotoarlangkah senja terlihat jelasMemeluk lelah pikiran galauMenggandeng penat tangan letihMenopang goyah telapak perjuanganRibuan insan jutaan manusiadi metropolitan hingga kampung udikMereka yang di tapal batas negeriMereka yang terluar dari pusatMereka yang termiskin diinjak korupsiMereka yang terpinggirkan kebijakan dan ketamakanMereka yang tersisih selera dan...
Secercah Sajak Semesta – 183
Parade Laskar Kucing
Simply da Flores 1.Kucing-kucing kampung dan hutanmasih dipandu irama hukum alamAda yang dipelihara di keluargasebagai binatang kesayangandan juga untuk mengusir para tikusagar tidak bersarang di rumahdan mengganggu lumbung keluargaSedangkan kucing-kucing liar di hutanmasih ditakuti para tikusyang selalu waspada agar tidak dimangsaKucing biasa memangsa tikusdalam rantai makanan alamiah 2.Kucing-kucing metropolitan...
Secercah Sajak Semesta – 182
Literasi Dari Jalan Sampah
Simply da Flores 1.Ada berita dari kota SemarangSang Walikota mengubah nama jalanDari Jln. TPA – Tempat Pembuangan Akhirlokasi semua sampah kota dipertemukanDiubah namanya menjadi Jalan YB Mangun WijayaSeorang sosok ‘pemulung kemanusiaan’Momennya ketika perayaan Hari LiterasiPeringatan pentingnya membaca dan menulis Telah tercatat sebuah sejarahbukan saja di Kota Semarangtetapi bagi peradaban...
Secercah Sajak Semesta – 181
Suara-suara yang Terpinggirkan
Simply da Flores 1.Sayup mengembara di trotoarberjalan terseok menyusuri deru metropolitanTerkulai di antara sampah plastikdi kota, pemukiman dan kawasan industriBerjibaku dipanggang terik dan dipeluk gulitaTerbuang dari gedung modern megahsetelah diusir dari kantor mewah pejabat publikSuara-suara kaum terpinggirkanmati tersumbat di selokandan got kali pekat berbau tengik 2.Kata dan angka mencatat...
Secercah Sajak Semesta – 180
Balada Banjir Bandang
Simply da Flores 1.Tanah air dilanda demonsttasiAda purnama dan gerhana totalBulan berwajah api dan darahTiga hari hujan mengguyur Balijuga di berbagai wilayah lainTerjadi di bulan Septemberyang biasanya sedang terik kemarauBanjir bandang datang melandaaktivitas sekejab berubah totalAngkasa menangis dan menggugat bumiMengapa langit mengguyur air mata? 2.Musim alam sedang pancarobabanyak wilayah...
Secercah Sajak Semesta – 179
Demonstrasi Para Mahasiswa
Simply da Flores 1.Barisan generasi muda bangkitBergelora seperti ombak gelombanglantang bersuara membela rakyatBergemuruh seperti badai gunturmereka pekikkan tuntutan penderitaan rakyatLaksana angin derap langkahnya berlari bertiup di seluruh negeriLara derita nasib masyarakatmembakarkepekaan jiwa raganya menyalaAda api membara di seluruh negerikobar harapan dan kecemasan generasiAda debu dan asap hitam mengepulmewarnai langit...
Secercah Sajak Semesta – 178
Gosip Lilin Kecil dan Mawar Putih
Simply da Flores 1.Bunga Mawar berkata:“Wahai kalian lilin kecilpijar cahayamu memang terangtetapi tak mampu mengusir malamApalagi jika hanya seributak mungkin terangi seluruh NKRIIngat…, wahai lilinkalian bercahaya karena apiMaka bisa juga membakar dan menghanguskanJanganlah kalian berbohong” 2.Lilin-lilin kecil menjawab:“Hai kalian bunga Mawar putihindah warnamu harum aromamuMempesona mata menggoda rasadimaknai damai...
Secercah Sajak Semesta – 177
Kembang-kembang Mawar Putih
Simply da Flores 1.Di taman tanah air initumbuh sejuta bunga kehidupanAda yang liar di padang dan hutan belantaraentah apa saja nama daerahnyaAda yang dibudidayakan pencinta bungajuga dengan aneka warna dan namaLuar biasaKembang bunga yang samabisa lahirkan berbeda maknaTergantung siapa yang memberi maknadan siapa yang terima kembang ituBerbeda lagi dengan...
Serpihan Sajak Semesta – 176
Ketika Purnama Berdarah
Simply da Flores 1.Darah itu berdesir mengalirantara ketakberdayaan dan diamantara keharusan alamiah dan tanyaantara aku dan diri pribadiantara aku dan engkauantara dia dan merekaantara kita tanpa kata pastiantara manusia dan misteri semestaTetapi…Angin selalu tahu dan ada di sanaDebu tanah selalu setia menyertaiAngkasa senantiasa melihat mencatattentang siapa dan apa manusiaDanhari...
Secercah Sajak Semesta – 175
Ini Salah dan Dosa Siapa?
Simply da Flores 1.Kepadamu yang bersorak kegiranganketika asap hitam nasib rakyat membubungketika nyala bara api lara berkobarKetika bangsa dan NKRI bergejolakBukan saja ban bekas dan kardus terbakarBukan saja tuntutan dan gugatan hangusBukan saja rintihan dan tangisan terbangBahkan kantor dan fasilitas umum lainnya hancurDebu, serpihan puing, arang pun bertanyaIni salah...