1.Anganku terbang gelora berpacuantara menangkap guyuran literasi hujandan derap roda kereta menggilas rel nafasKemarin aku telah mencatat seribu jejakSekarang coba kubaca dalam memoarada perjumpaan dan perpisahanAda harapan dan kenyataanAda suka duka dalam kisah ceritaAku ada dalam gerbongKereta terus berlari bergeloraHujan terus mengguyur kata 2.Pada lembaran almanak nafaskutak mampu berdusta pada dirikutercatat rapi rindu dambatertulis apik…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Cahaya Semesta -85
Secercah Cahaya Semesta -84
Bocah Angin-545
Remah Puing Makna Kelahiran
1.Di Kandang Hewan Itu Malam sunyi senyap sepimisteri mengembara dan berhentiMimpi jadi kisah cerita abadidalam inkarnasi kreasi dan inovasi insaniRibuan sosok wajah silih bergantijutaan makna arti terus bersemiantara yang Ilahi dan insaniantara kandang hewan dan derap zaman ini Kandang hewan jadi saksiepisode kreasi Revolusi IlahiHanya seorang perempuan jadi saksiperistiwa kelahiran Maha Suciyang sudah dirayakan berkali-kaliDengan…
Secercah Cahaya Semesta -83
Bocah Angin-545
Seandainya Ada Revolusi Natal 2025
1.Tidak ada pohon Natal berkilau megahTidak ada lagu dan instrumen Natal bergemaTidak ada paduan suara mempesonaTidak ada gedung megah, ruangan ber-AC dan pernak pernik hiasan indah NatalTidak ada ornamen kandang Natal istimewaTidak ada pakaian mahal dan aroma wewangian parfumTidak juga tersedia deretan kue dan hidangan lezat NatalHanya ada wajah lusuh galaubanyak yang tak mandi berbaju…
Secercah Cahaya Semesta -82
Bocah Angin-545
Melukis Sosok Ibu – Mama
Wahai Mama dan para IbuAku juga teringat akan dirimukarena ada perayan Hari IbuPadahal…dalam keseharian rutinitaskusering terlupa peran dan jasamudalam seluruh langkah nafasku Mama,Engkau tidak mengatur sosok hadirku dalam adamuEngkau pun tidak meminta jadi IbukuTetapi nyata ada dan terjadisebuah misteri abadi tak bertepi Selamat Hari Ibu, MamaInilah serpihan sadarkudan sehelai terima kasihku bagimuKucoba melukis sosok pribadimudan…
Secercah Cahaya Semesta -81
Bocah Angin-545
Ziarah Menyibak Mimpi
1.Pada mulanya adalah mimpiMimpi seorang gadis belia sahajamenginjak purnama dan nagamenelan mentari, planet dan angkasadan deretan bintang menari keliling raganyaSemesta jadi titik kecil di bola matanyaWaktu ditarik dalam desah nafasnyaDirinya didaulat menjadi Bunda sorga bumiIbu dari Sang Sabda dan Bunda segala bangsa manusiauntuk menulis sejarah Revolusi IlahiBukan dengan kekayaan dan kekuasaanBukan dengan harta benda dan…
Secercah Cahaya Semesta -80
Bocah Angin-545
Literasi Laskar Semut
1.Aku coba menelusuri halaman almanakCatatan harian laskar semutyang ditulis dalam diam misteriDengan bisikan cinta saat berciumansetiap kali ada perjumpaanBukan dengan gadget untuk sosmedatau dengan komputer untuk kreasi digitalMereka berkelana di mana-manaentah di dalam gelap bawah tanahentah di pondok reot dan gedung bertingkatentah di dalam kendaraan hingga kapal laut dan pesawat udaraentah di tempat sampah dan…
Secercah Cahaya Semesta -79
Bocah Angin-545
Memulung Remah Kemanusiaan
1.Kawanan burung pipit bersukacitaTerbang di antara rerumputan hijaudipeluk pijar cahaya pagi ceriadisapa senyum butiran embun berkilauMereka memanen rezeki meski tidak menanamTelapak petani sahaja melangkahdigendong kerikil dan debu jalanan setapakmembawa rindu damba pasrahdatang menabur benih harapan di ladangYakin memanen cinta di ujung musimKarena bumi tumbuhkan doa yang ditanamKarena percaya langit siapkan panenpada ayat-ayat pasrah di setiap…







