Simply da Flores Butir-butir pasir di hamparan pantaimengukir kembara telapak anganyang menari gesit di pelataran rindu dambaseorang gadis cantik berbusana cahayaMungkin dia Putri Mentari dan Ratu Rembulanyang tersesat di belantata zaman Gadis itu telah menelusuri gunung, bukit, dan lembahsudah menjumpai aneka sosok di dusun, kampung, dan kotaIa mengembara ke delapan penjuru buanaTerus mencari dan bertanyameramu…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Sajak Semesta – 22
Secercah Sajak Semesta -21
Menjadi ‘Bocah Angin’
Simply da Flores Aku selalu berkelanakarena itulah takdir pribadikuAku tidak tahu dari mana aku datangAku tidak paham ke mana akan pergiEntah siapa yang menggerakan diriku Aku selalu mengembaramungkin sekejab berhenti bercandatetapi pasti melangkah pergi lagiPondok, gubuk, tenda aku tak punyaapalagi istana megah jadi milikAku mampu singgah di mana puntapi tak miliki satu pun Sebagai pengembaraaku…
Secercah Sajak Semesta – 20
Batu-batu Ritual Bicara
Simply da Flores Berkali sudah sesajen di persembahkanPada batu ritual adatDi rumah keluargaDi rumah adat sukuDi pelataran kampungDi kebun ladang pusakaDi tempat keramatBatu-batu merekam sejarahManusia menyembah bumi tanahManusia memuja matahariManusia hormati alam semestaMelalui arwah leluhurDi berbagai adat budayaMasyarakat yang sahaja sederhana Batu-batu ritual adatMencatat doa jiwa manusiaCurahkan suka dukaPasrahkan rindu dambaHaturkan sujud sembahSerahkan syukur terima…
Secercah Sajak Semesta -19
Menyibak Hakikat Pribadi
Simply da Flores Lahir…aku tak pernah memintaapalagi ikut kompromiHidup…Aku tak pernah tuntas berjuang danselalu berkelana dalam tanyaMati…selalu fakta keharusan pastidengan waktu dan cara tak pasti Manusia…LahirManusia…Hidup beranak pinakManusia…pasti mati dibatasi umur Setiap InsanDikandung dan diperanakan misteriBerlari dalam energi udaraSetiap pribadiMengembara dalam perubahan waktuSemua dijawab dalam cahayaEntah siang atau pun malam Aku…Engkau dan diaKamu dan merekaKita…
Secercah Sajak Semesta -18
Di Balik Tabir Panca Indra
Simply da Flores 1.Tradisi mewariskan aneka ritual sakraldalam adat budaya, keyakinan, dan agamaAlam tampilkan pelangi pada panca indradengan pesona aneka warna-warniSamudra pentaskan tarian ombak dan nyanyian gelombangDaratan pamerkan syair padang, lembah ngarai, bukit, dan gunungAir daraskan ayat syair selokan, kolam, sungai, danau, dan bengawanLangit tampilkan aneka planet, cahaya, awan, dan hujan 2.Manusia lahirkan aneka warna…
Secercah Sajak Semesta – 16
Menggugat Rindu Damba, Mimpi, dan Imajinasiku
Simply da Flores Berhenti dalam kelanaaku bertemu sepimencoba diam dan rehat sejenak menyapa heningRebahkan imajinasi yang lara nestapa Di tepi pantai langkah mengembarasejenak kulepaskan lelah langkah mimpiBiarkan ombak membelai galau nuranidan gelombang mengurai penat sanubari Aku coba bersahabat dengan diamcoba merajut helai rindu bersemiAku mengajak berteman sunyi sepiMenenun damba dalam hening Lalu aku coba bertanyasiapakah…
Secercah Sajak Semesta -15
Madah Kelana Anak-anak Angin
Simply da Flores 1.Sudah cukup banyak kisah cerita manusiatercatat dalam sejarah peradabanSiapakah dan apakah manusia ituAda kapling batas nama adat budayaAda batas sesuai asal usulAda sekat menurut keyakinan dan agamaAda identitas berdasarkan wilayah tempat tinggalAda kartu menurut bangsa negaraAda juga pengelompokan sesuai profesiAda lagi menurut status sosial ekonomiDanmasih banyak label dan sekat ruang Kita manusia…







