Simply da Flores 1.Bulan punya agenda kelanadan ada saatnya purnamadengan wajah penuh pesonabagi setiap sosok yang terpanaAngin biasa bentangkan tabir awandan menutup wajah purnamaHujan pun sesuai musim mampu menutup langitagar mata tak nikmati indahnya purnama 2.Zaman berubah alam pun diubahbanyak purnama buatan di layar gadgetHujan dan angin pun direkayasaApalagi soal kreasi puaskan seleraBahkan ada perilaku…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Sajak Semesta – 64
Secercah Sajak Semesta – 63
Menyibak Hakekat Pelangi
Simply da Flores 1.Hakikat Realitas Aku, engkau dan kitatidak pernah meminta terlahir di sinitidak pernah usul ada dan jadi beginiTerlahir dalam perbedaan waktuDatang dalam perbedaan orangtuaHadir di tempat yang berbedaSebagai ciptaan yang berbedadari semua isi alam semestaPerbedaan adalah berkah dan kekuatan Kita datang dalam tanyakita hidup dalam faktakita pulang dalam rindu dambaMenyatu sebagai sesama saudaraSama…
Secercah Sajak Semesta – 62
Pelangi Zaman di Pikiran
Simply da Flores 1.Perbedaan-1 Tangan membelai rambut kepalaJemari tersenyum kagumamati perbedaan telapak kaki dan mataLalu bertanyamengapa anggota tubuh itu tidak ada yang samaMengapa air mata itu asin seperti samudra? Cermin tidak membohongi wajahketika kita berkacaSeorang bocah kampung terpesonamelihat wajahnya di kolam beningLalu ceburkan diri bersama teman-temanbermain air melukis mimpi ceria 2.Perbedaan-2 Merah putih kuning dan…
Secercah Sajak Semesta – 61
Litani Lara Nestapa Kasuari
Simply da Flores 1.Pada mulanya ada dan terjadiAku tidak meminta hadir di sinidi Tanah Papua sebagai Bunda Kasuarimemiliki aneka marga satwa dan hutan rimba belantaraMenyimpan aneka kekayan alam berlimpahMelahirkan anak cucu generasisuku bangsa asli PapuaDikawal Panglima Cenderawasih penuh pesona“Surga Kecil yang jatuh ke bumi”Sama seperti semua suku bangsa lain di Nusantara dan duniaKami juga ciptaan…
Secercah Sajak Semesta – 60
Mendayung Mimpi Diterjang Fakta
Simply da Flores 1.Sudah sekian purnama berlalukita menatap warna air sungai menjelmaTelah sekian mentari bergantisampan kita menulis di tepiAngin seberangkan rindu hati nurani Waktu menjawab damba jiwa sanubariMengapa sungai mengalir tak pernah berhentiPernahkah kita meraih mata air hulunyadan akankah kita menggapai muaranya 2.Pernah aku mencatat berapa mimpimendayung sampan mencapai muara sungailalu bertemu pantai dan melihat…
Secercah Sajak Semesta – 59
Serpihan Rindu Cenderawasih
Simply da Flores Kado untuk Pentahbisan Uskup Timika 1.Angin membawa kabar beritadari Timika Papua ke Romadari Tanah Surga ke seluruh duniaBahwaada seorang putera orang asli Papuaterpilih dan ditahbiskan jadi hambauntuk melayani umat sebagai GembalaSeorang Uskup dalam Gerejakorbankan jiwa raga karena cintadipilih dari bangsanya yang lara menderitaDemi taat setia kepada Sang Pencipta 2.Seorang pewaris pesona cenderawasihPutra…
Secercah Sajak Semesta – 58
Mengatasi Masalah tanpa Masalah?
Simply da Flores … 1.Telapak tangan mempunyai jemariukurannya tidak ada yang samafungsinya memang masing-masingDemikian juga telapak kakidilengkapi jemari yang berbedasemuanya tak sama agar saling menopangAnggota tubuh masing-masing berbedatetapi tetap satu tubuh jugaagar diri kita bisa hidup dan berada“Homo homini sociusManusia adalah sahabat bagi sesamanya” 2.Danternyata ada sistem alam yang mengaturnyameskipun sering tidak terlihatnamun pasti dialami…







