Serpihan Jejak Musyafir -181
Doa Semesta untuk IndonesiaAwan, Angin, Air, Api, Surya Simply da Flores Menyusuri jalanan merenda malampanorama wajah kelam gulitaberjalan diam hilir mudikentah di dusun udik sunyientah di kampung sepi terpencilentah di desa tertinggal jauhentah di kota-kota kecil negerientah di ramai daerah pabrikentah di tempat wisata hiburanentah di gemerlap modern metropolitanTerasa...
Serpihan Jejak Musyafir -180 Jeritan Alam & Pewaris Nusantara
Simply da Flores Dari luka raga Jawa DwipaRatusan jejak sejarah kekuasaantelah dikemas, dipatri dan ditulisseperti mahkota ratu rajajuga perhiasan, keris dan senjatakisah cerita tradisi sayangDanpada puncak bangunan waktuberkilau monumen keemasanyang terbangun dari lara deritayang tertoreh air mata darahsejak zaman leluhur dan penjajahhingga zaman kemerdekaan NKRI“Tetapi banyak fakta tertelan zamantergantung...
Serpihan Jejak Musyafir -179 Menjangkau Batas Horison Samudra
Memoar 40 hari Dr. Ignas Kleden Simply da Flores 40 hari berlalu dikenangLelaki energik hitam legamdari rahim Kampung Waibalun Florestelah melewati batas pandangmelintas garis horizon samudra“Timu matan Lera geredari Timur matahari terbitWarat lali Lera lododi Barat sang Surya tenggelam”Perjalanan ziarah seorang putra Samudramengiring cahaya mengurai sinardengan pisau tanya di...
Serpihan Jejak Musyafir -178 Nyanyian Hujan Akhir Pekan
Simply da Flores Terdengar mengalun sendu menggodalintasi gunung bukit lembahlewati udik desa dan kotaNyanyian hujan akhir pekanlagu senandung alam semestaAda yang lebat mengguyurAda yang biasa saja menyiramAda yang hanya rintik mendung“Sang Pemilik hujan bernyanyidengan nada dan iramanyadengan syair dan pesannyaMasing-masing boleh bereaksientah disukai atau biasa sajaentah menghibur atau bising…”...
Serpihan Jejak Musyafir -177 Antara Monas, Istiqlal & Katedral Jakarta
Simply da Flores Hari ini Jumat 1 Maret 2024saya menghirup nafas metropolitanAntara pelataran Monumen Nasionallalu berputar di depan Istanaperlahan melangkah ke Istiqlal dan KatedralDanduduk di halte penyeberangan toleransiSungguh…wajah Jakarta sudah jauh berbedadengan saat saya mengamen duluantara Pasar Baru ke Blok Mantara Grogol ke Senenantara Cililitan ke Kota Melintasi Monas...
Serpihan Jejak Musyafir -176 Di Tepi Samudra Kebenaran & Waktu
Simply da Flores Ombak dan gelombang samudratak bisa dihentikan seleraSetiap saat terus bergeloraombak gelombang menghempas pantaiAda ribuan wajah dan bentukAda jutaan kisah dan ceritaAda aneka makna dan pesanAda juga banyak berkah rezekiBahkan banyak racun dan sampahFakta dan misteri samudra raya Berdiri di pantai waktu dan faktasetiap saat terlintas sama...
Serpihan Jejak Musyafir -174 Aturan, Kepentingan & Keinginan
Simply da Flores Manusia hidup di hutan aturanPadang luas hukum diciptakankarena aneka alasan kehidupanAda aturan hukum alammanusia tergantung mutlak padanyameski pun bisa mengelola alambahkan berkreasi dan merusaknyaAda aturan hukum adat budayayang diwariskan para leluhurentah masih dipakai atau dilupakanAda aturan hukum agamayang diterima dari luar budayadan sangat menguasai kehidupanEntah karena...
Serpihan Jejak Musyafir -173 Ikan Hiu, Burung Manyar & Kali Code
Mengenang Romo Mangun Simply da Flores Lelaki sahaja berjanggut itubercanda dengan kawanan hiudi tepian kali Code YogyakartaIa mempertemukan burung Manyardengan kawanan hiuLalu,anak-anak gelandangan bercengkramapara pemulung ceria berceritapara ibunya sibuk memasak dan mencucidi air Kali Code yang bening Dari mulutnya memancar ayat semestaterbang bersama angin dambadiiringi bangga kawanan burung Manyarmelintas...
Serpihan Jejak Musyafir -172 Adakah Tragedi Demokrasi
Simply da Flores Kemerdekaan adalah hak segala bangsaKebebasan itu milik setiap pribadiKedaulatan ada di tangan rakyatDanpada saat yang bersamaanSetiap hak disertai kewajibanKemerdekaan, kebebasan dan kedaulatanhadir dalam relasi sosialsetiap pribadi pun dari, bersama dan untuk pribadi lainTak ada manusia hidup sendiriTak bisa pribadi lepas dari sesama Demokrasi itu kedaulatan rakyatTetapiDemokrasi...
Serpihan Jejak Musyafir -171 Anjing-anjing Melolong
Simply da Flores Dari arah baris perbukitanjauh di seberang kampung udikdi tengah malam pekat senyapTerdengar anjing melolong piludan disahut anjing sekampungkujuga anjing kampung tetanggaLirih, pilu dan seram…Ternyatabaru kutahu pagi iniada beberapa warga kampungyang dikuburkan jauh di bukitMereka korban saat covid19dan keluarga pun masih traumauntuk datang berkunjung berdoaKarena memang sepi...
Serpihan Jejak Musyafir -170
Tangan-tangan Misterius dan Wajah Bertopeng Simply da Flores Gelombang arus deras informasiterus membanjiri wajah sosial medialancar memberitakan aneka pendapatbanjir protes dan gugatan para pihakKarenamerasa haknya dirugikan saat pilpresjuga sebagai caleg dan calon senatorEntah oleh sistem yang dijalankan KPUEntah oleh para petugas TPSEntah oleh tangan-tangan misteriusMakaberbagai upaya terus dilakukanagar mendapat...
Serpihan Jejak Musyafir -169
Simply da Flores Maklumat Para Burung Di sudut metropolitan iniada panorama menarik bagikuSeorang pencinta burung-burungmemelihara banyak jenis burungdengan sangkar yang unikmemenuhi keliling halaman rumahnyaAda beberapa rajawali dan elangAda burung gagak dan burung hantuAda burung nuri dan parkitAda cucakrowo dan muraiAda kakatua beberapa warnaAda burung beo dan cendrawasihAda juga belasan...
Serpihan Jejak Musyafir -168
Simply da Flores Deru dan Debu Metropolitan Ada suara-suara menderupekik teriak melerai polusidan debu beterbangan di metropolitanKucing takut pada laskar tikusbanyak yang suka merawat kucing liarmemberi makan karena hobimenolong anaknya yang terlantarPara laskar tikus jadi rajakuasai got dan selokanmenjadi jawara di tempat sampahbahkan jalanan dan gedung-gedung metropolitan“Tikus-tikus berdasi dan...
Serpihan Jejak Musyafir -167 Antara Harapan, Selera dan Fakta
Simply da Flores Seekor monyet bersahabat dengan ikan di sungailalu muncul rasa kasihandan pikiran ingin menghibur“digendong ikan itu ke atas pohonIa melompat dari puncak pohondengan bangga dia tunjukkan pemandangandan berjuang menjemur ikan di panas mentari pagiSemoga ikannya senang dan tidak kedinginan”Karena persahabatanmonyet ingin jadikan ikanmengalami alam seperti dirinya Ketika...
Serpihan Jejak Musyafir -166 Pernak-pernik Pemilu 2024
Simply da Flores Ada yang diam tenangdengan cermat membaca Fenomenadalam hening menyimak faktadan bijak meraih maknaAda yang aktif bicarakumpulkan aneka data dan faktabolak balik ayat aturandan mengatakan aneka pendapatAgar rindu kebenaran ditegakkandan keadilan bisa terciptabagi hak kehidupan bersamaAda yang turun ke jalananserukan dengan suara lantangsampaikan pendapat dan sanggahanatas fakta...