Kategori: SIMPLY DA FLORES

Serpihan Jejak Musyafir -197
Sajak- sajak Pelangi Metropolitan-1

Simply da Flores … 1.Taman Tugu Proklamasi Gema suara teks proklamasisayup di puncak tugu petirbergelantungan di pucuk dahan keringDeru roda perjuangan menghalauDebu metropolitan menghimpitpada patung bisu keriputdan taman rapih tertutup Tikus kucing diam bisuserangga kagumi gemerlap lampumenjaga lokasi sejarah keramatGerbang tertutup rapatdijaga petugas ditata dirawatMenanti pelangi datang kembalidi tugu...

Serpihan Jejak Musyafir -196
Berjibaku Menggenggam Pelangi

Simply da Flores … Kemarintelah dijanjikan jutaan pelangidisematkan pada mata generasi mudadimahkotai pada kepala para bapakdikalungkan di leher para ibuDihiasi para gadis dan perjakaDimeteraikan pada para cendekiawanDipersembahkan kepada tokoh agama dan adat budayaDijanjikan bagi rakyat pemilik suarasebagai harkat hak kedaulatanKeadilan dan kejujuran PemiluLangsung umum bebas rahasiaDitulis di stiker dan...

Serpihan Jejak Musyafir -195
Suara Para Arwah Gentayangan

Simply da Flores … Ada kabar dari kampungkubeberapa bulan terakhir terjadianak-anak muda mati tak wajardengan cara menggantung diriAda juga bayi dibuang orangtuanyamati terkapar ditemukan wargaTerasa tragis dan penuh tanyaapa sebabnya dan mengapa begituEntah masalah ekonomi melilitEntah kasus relasi dengan sahabatEntah persoalan dengan orangtuaEntah dikorbankan pihak tertentuNamun,selalu kabur dan penuh...

Serpihan Jejak Musyafir -194
Deklarasi dan Petisi Aneka Sampah

Simply da Flores … Kami dibawa dari kebun, hutan, jalanandemi memenuhi kebutuhan manusiaDansebagai bagian yang tak dipakaikembali kami dibuang dibakarAda yang sebut sampah organikAda yang sebut sampah alamDanmasih banyak nama lainnyaya suka-sukanya manusia“Alam lingkungan tambah kritisManusia terus beranak pinakhidupnya tergantung mutlak pada alam lingkunganApakah memang tidak disadari” Kami dihasilkan...

Serpihan Jejak Musyafir -193
Jutaan Tanya Menanti Hasil Pemilu

Simply da Flores … Tanggal 20 Maret 2024rencana diumumkan hasil pemilu 2024bagian penting proses demokrasiyang diandalkan Luber dan Jurdildemi harkat martabat rakyat bangsademi hakikat kedaulatan NKRITetapi…masih ada deretan jutaan tanyayang berwajah diam bisu getiryang berbisik lirih ketakutanyang senyap berdiskusi mengeluhyang katakan fakta di media sosialyang maju membuat petisi gugatanyang...

Serpihan Jejak Musyafir -192
Mencatat Ayat Bait Cinta

Simply da Flores … 1.Seorang ibu menulis cintadengan darah dan air matapada tepi kubur kodrat semestademi melahirkan putra-putri kehidupan Pada bara tungku dapurdimasak sajian kasih sayangbagi suami dan anak cucuPada terik mentari dan gulita malamdiukir doa cinta lestaribagi nafas generasiDalam diam semua dijalanihingga akhir hayat kembali 2.Biar hanya jemari...

Serpihan Jejak Musyafir -190
Menyimak Petisi Para Burung

Simply da Flores … Menghadapi musim pancarobadiadakan musyawarah para burungDi ibukota negara Nusantaramembahas nasib alam lingkunganserta keberlanjutan habitat merekaAda Kasuari dan cendrawasih dari PapuaAda Kakatua dari MalukuAda Gagak dari Nusa TenggaraAda Jalak dari pulau DewataAda Maleo dari SulawesiAda Perkutut dari JawaAda Enggang dari KalimantanAda Murai dari SumateraAda Pipit dari...

Serpihan Jejak Musyafir – 189
Air Mata Langit Membasuh Malam

Simply da Flores Sudah tujuh malam berturutLangit cucurkan air mata derasmembasuh wajah gulita malamEntah karena kesedihan mendalamEntah karena sakit lara menderaEntah karena memang musimnyaDari awal malam menangishingga subuh menjelang pagiguyuran air matanya lebat tercurahDandi mana-mana air tergenangAda yang banjir dan longsorAda yang lara perih menderitakarena dilanda ganas bencana“Tangisan langit...

Serpihan Jejak Musyafir -188
Ketika Berani Mempertanyakan Cinta

Simply da Flores Rehat sejenak di tikungan ziarahkusetelah berulang digilas roda waktuAku tersenyum sendiri menyepimenertawakan damba pribadiingin tahu makna cintaingin paham arti kasih sayangingin melihat sosok wajah cintaApa dan siapakah cintaMengapa perlu kasih sayang bagikuDanaku mengembara dalam samudra tanyaterbawa arus gelombang cintamengharap dihempas ombak jawabanpada pasir pantai kasih sayang...

Serpihan Jejak Musyafir -187
Berkelana dalam Hitamnya Kopi-Ku

Simply da Flores Minuman kopi yang dinikmatimengalir dari pohon rimbun hijauakar kokoh tanaman kopidi dada lembah bukit pegununganMekar bunga putih berbarissebarkan harum semerbak mewangiparfum alam yang membius jiwaSenyum petani menanti kopibuah ranum kuning dan merahdipanen dan dibawa pulang ceriaberkah bagi nikmat energi kehidupansudah menjadi tradisi peradabanlintas suku bangsa duniahingga...

Serpihan Jejak Musyafir -186 Subuh Diguyur Hujan Lebat

Simply da Flores Beberapa hari ini aku di dusunkembali jumpai sanak saudaradengar dan rasakan cerita piluAlam dilanda panas kekeringanKebun ladang merana kerontanganeka tanaman kerdil dan matilalu terpaksa dibabat dibenamkanPanenan sirna rezeki hampaketika musim pancaroba melandaEntah nasib keluarga seperti apaharga sembako di pasar melonjaktak ada uang untuk bisa membeliDanpagi subuh...

Serpihan Jejak Musyafir -185 Makna Puasa di Zaman Digital Milenial

Simply da Flores Umat Katolik sedang berpuasamenjelang Pekan Suci dan Paskahmeruwat bersihkan jiwa ragamenapaki kisah sengsara Yesusmembasuh diri dalam lautan Kerahiman-NyaAgar mampu laksanakan amanahmenjadi garam ragi dan terangdalam pikiran kata perbuatansesuai panggilan hidup masing-masingHidup bisa menjadi berkatwaktu menjadi kesempatan berbagi“Membawa kasih Allah kepada sesamamembawa sesama mengalami Kasih AllahSehingga bersyukur...

Serpihan Jejak Musyafir -184 Tentang Berbicara & Mendengarkan

Simply da Flores Memikirkan jumlah kata mulutkubisa seribu bahkan beribu-ribusetiap hari berbicara berkatadari mulutku yang satu iniEntah apa yang biasa kukatakanEntah apa yang dibicarakanEntah apa maknanya kata-katakuhanya diam saat tertidurDansering sekali tak kupedulikanApakah kataku disebarkan orangSiapa sesamaku saat bicaraApakah dia mendengarkan atau tidakApakah ada manfaat atau tidakkata-kataku mengalir bagai...

Serpihan Jejak Musyafir -183

Para Pengawal Malam Metropolitan Simply da Flores Mengembara menyusuri malam di Metropolitanbanyak yang bisa disaksikandi bawah gemerlap lampu kotadi antara lenggak lenggok JakartaYang mungkin banyak orang tak tahuatau banyak yang tidak pedulikarena tenaga dan pikiran lelahterkuras aneka kesibukan pribadiBerjibaku menerjang roda waktuberjuang mengejar aneka kebutuhandengan kerja dan aneka tuntutanDeru...

Serpihan Jejak Musyafir -182

MEDSOS, OGOH-OGOH & ONDEL-ONDEL Simply da Flores Menyendiri di temaram lampu metropolitanaku temani malam mengembarameluncur di samudra layar digitalterbang meraih bintang digitalJutaan wajah bisa dijumpaidalam aneka gaya kisah ceritaRibuan pelosok dapat dijejakisaksikan keanekaragaman alam budayaKeajaiban zaman membawa perubahanEntah bisa menjadi berkatEntah menambah manfaat kehidupanEntah semakin sejahterakan manusiaEntah jadi ladang...