Simply da Flores … 1.Pada malam Perjamuan Akhirsesuai tradisi adat budayaada roti tak beragiada sajian daging dombaada anggur yang lezatTetapi…ada adegan penuh tanyayakni sebuah acara perpisahanada kisah sungguh misteri“daging tubuh-Mu jadi rotidan darah-Mu dijadikan anggurSebuah Perjanjian Baru Makna Cinta”Sejarah telah mencatat perjalanan kisah-MuAda banyak data dan informasi tersebarAda begitu banyak organisasi yang mengaku pengikut-MuBahkansesama yang…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Sajak Semesta – 32
Secercah Sajak Semesta – 31
Literasiku Menyambut Tri Hari Suci
Simply da Flores Ketika sanubariku berdialog dengan gulitaKulihat misteri manusia menyentuh bayangan Sang Maha MisteriAku hanya memeluk debu yang terjatuh dari bayangan alas kaki Ilahi Dalam kepapaan doakudengan iman kerdil lusuh dan kotorBanyak yang tak mampu kukatakanTanpa suara Tanpa jarakTanpa kataPenuh misteri bagi nalar Rangkaian diam doakuadalah pelukan intim desah ombak gelombang dari samudera Kalimat…
Secercah Sajak Semesta – 30
Dalam Keheningan Malam ini
Simply da Flores 1.Dalam keheningan malam iniAku sendiri menghampiri sunyiingin merayu malam sepiagar bawa pergi gulita pribadidari bola matakuyang sedang berkelahi dengan ngantukGalau problemaku diiringi nanyian jangkrikAngin sepoi membelai kepalaku yang berat suntuk 2.Dalam keheningan malam ininuraniku masih menggendong tanyayang selalu memelukku eratSeakan tak mau pergi berpisahpadahal aku tak mau bersahabatdengan tipu daya kerakusan nafsuYang…
Secercah Sajak Semesta – 29
Entah Apa dan Siapa Mereka
Simply da Flores 1.Negeri ini…miliki kita semua karena warisan para pendahuluSekarang…sedang dibanjiri rakus tamak nafsuentah apa jabatan dan siapa nama mereka“Sesama anak negeri jadi penjajah saudara sendiri” 2.Negara ini…diproklamirkan merdeka dari penjaiahAda cita-cita muliabagi semua anak bangsaagar maju sejahtera jiwa ragaHari ini…kisah lara cerita korupsitelah jadi budaya dan dibanggakanPara pelaku yang ditangkap tersenyum dan tertawa…
Secercah Sajak Semesta – 28
Pentingkah Melukis dan Menulis?
Simply da Flores Setiap kelahiran pribadidiberi semesta halaman nafasdalam derap roda waktuTradisi mewarsikan pena dan kuasRuang menyiapkan warnaAku, engkau, dan kitaharus menulis dan melukis Pilihan adalah tulisantentang apa kata dan ayat-ayat makna diriKeputusan adalah lukisanapa obyek dan warna arti pribadiAku jadi apa dan siapa Waktu memberi batas desah nafasAngin memacu jejak langkahi ruangWarna warni lukisan…
Secercah Sajak Semesta – 27
Menyadari Jejak Langkahku
Simply da Flores 1.Duduk di sudut rindu imajinasiaku bentangkan jemari kedua tanganlalu coba menghitung jumlah nafasSejak pertama lahir ke duniahingga saat berhenti sejenak di siniTernyata…sudah ribuan bahkan jutaan kali terjadidan mungkin tak pernah mampu aku menghitungnyaDanaku merasakan konyol hina dinadi hadapan angin dan debu“Aku jarang peduli dengan nafaskuAku kurang memelihara alat pernafasankuAku lalai bersyukur atas…
Secercah Sajak Semesta – 26
Menulis Syair Rindu Damba
Simply da Flores 1.Purnama di Pelukan Awan Sepanjang hari …kubawa sebait rindu mencari wajahmuDansaat bertemu angin tenggaradia kabarkan engkau di ujung samudraAku diam tanpa katakarena rindu yang membara Ketika senja melangkah ke istana samudraAku ikut mencarimu purnamaberharap bisa bertemu engkau di sanaTernyata harapanku sia-siaengkau sudah dirangkul awan ke angkasauntuk melukis kalimat asmara Aku menyendiri di…







