1.Yang lara nestapa tak berdayasemakin bertambah banyak jumlahnyaEntah memang terlahir untuk menderitaEntah harus jadi korban sesamaEntah sudah takdir alam semestaEntah ini hanya lakon sandiwara zamanTanya tanpa suara dan tiada jawaban pastiKenyataan pengalaman tetap misteriyang merebak di seluruh pelosok negeri iniYang juga terjadi di berbagai belahan dunia iniYang diberitakan media informasidan banyak yang sirna ditelan sunyi…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Jejak Kelana Nafas-13
Jejak Kelana Nafas-12
Bocah Angin-545
Di Hadapan Kobar Ganas Bencana
1.12 Desember 1992Gempa dan tsunani dasyat menerjang pulau FloresBeribu korban nyawa direnggutapalagi kehilangan harta bendaTak terbayangkan bencana ituTak ada yang meminta datangnyaTak satu pun korban senyum menyambutnya Sudah 33 tahun jadi memori hitamAneka reaksi menyibak tabir misteriMasing-masing mencari makna bagi diriMereka yang hilang nyawa pergiYang hidup pun mencari hikmah pribadiMengapa bencana ini terjadi 2.Banjir dasyat…
Jejak Kelana Nafas-6
Bocah Angin-545
Belajar Malu pada Udara
1.Bernafas…Menghirup udaraMelepas udaraTerjadi beribu dan jutaan jumlahnyaJarang kusadari ada dan terjadiPadahalLuar biasa dan sedemikian dasyatkarena tak ada nafas terjadihidupku juga tak terjadisegalanya sia-sia belakakarena jiwa raga pasti sirna Banyak kesempatan berlalutak pernah kuhiraukan adamuKetika batuk pilek mengganggusempat aku sibuk mencari obatKetika paru-paru bermasalahaku panik mencari bantuanSaat aktivitas nafas berhentiaku tak tahu karena matiTetapi merepotkan banyak…
Jejak Kelana Nafas-5
Bocah Angin-545
Kucoba Menghitung Desah Nafas
1.Goresan Desah Nafas -1 Desah nafasku berlarimemburu roda-roda peluangyang jatuh dari istana Sang Waktudan tak pernah bisa menungguApalagi datang mengulang kembali Sering nafasku kecewakarena kecepatan langkahnya kalahdari derap waktu yang angkuhpada aneka keterbatasan insanInilah tanya tanpa jawabanmengapa terlahir dalam kehidupan Aku coba menenangkan nafasagar setia terus berhembusagar tabah temani jiwa ragaberjalan dan berlari meraih citamampu…
Jejak Kelana Nafas-4
Bocah Angin-545
Menyibak Warna Langit
1.Ketika awan berarak menari gemulaikusebut itu pesona putih gaun bidadari langitSaat tabir hitam pekat menutupi langitkuyakin itu jubah kemarahan penjahat angkasaWaktu hujan mengucur deras membasahi mataku dan wajah bumikukatakan pasti angkasa menangis meratapi cakar kejam peradabanBerbeda saat melintasi tingkat angkasamelampaui awan, kabut pekat dan hujan derasApakah mataku salah membaca warna? 2.Cahaya surya berlari lintasi hariGerimis…
Jejak Kelana Nafas-3
Bocah Angin-545
Jika Samudra tak Asin
1.Bocah-bocah telanjang badanbersukaria mengejar ombak pantaiDipeluk mesra jemari pasirdiajak menggali lubang keringkan samudraTetapigelombang sadarkan mimpi merekadengan menyapu halaman khayalannyadan basahi lidah mereka dengan rasa asinnya lautDi sekolah para bocah diajarkan bernyanyi“Nenek moyangku orang pelaut… “Hidup adalah berlayar menerjang ombak gelombang samudra 2.Para Ibu dengan tanah berjuangmembuat tungku dapur menyalamemasak kehidupan keluargaMeramu suka duka dengan kesetiaanmeskipun…
Jejak Kelana Nafas-2
Bocah Angin-545
Membaca Almanak Debu Tanah
1.Aku debu tanahtidak punya kata dan bahasaapalagi memutar balik kata-katauntuk sembunyikan fakta kejadianAku debu tanahtidak punya deretan angkauntuk membuat perhitungan jumlahentah tambah dan kurangentah perkalian dan pembagiantentang harta kekayaan dan jabatanAku debu tanahtidak punya lipstik dan parfumtidak miliki alat kosmetik untuk bersolekAku tidak punya semuanyatetapi semua kepunyaan manusia dari aku 2.Aku debu tanahtelah mencatat pengakuan…







