Simply da Flores 1Air Mata di Tesso Nilo – Riau Ada derai air mata mengalirmembasahi seragam bocah merah putihmembasuh wajah remaja putih biru dan abu-abu putihKatanya sekolah harus berpindah lokasijuga semua masyarakat akan direlokasikarena kawasan mesti dikosongkansesuai rencana kebijakan pembangunanPara pejabat katakan ada aturan hukumnyakami hanya petugas pelaksanasesuai kebijakan dari negara Lalu,para pendidiknya diam menjawab…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Sajak Semesta – 129
Secercah Sajak Semesta –
128 Jadi Apa dan Siapa
Simply da Flores 1.Mewarnai Sunyi Sepi Sunyi ini menggerakkan jemariAku diajak menuliskan langkah waktuAku dirayu mencatat jejak desah nafasAku disuruh menghitung detak jantungLahirlah ayat-ayat ceritakisah kelana dan nostalgiaGoresan cinta rindu damba citaKetika pribadi bertekad meraih maknamembuat prasasti di sejarah semesta Sepi bisa jadi ramaiKala pikiran mulai menari bersama intuisiBerkelana dalam aneka ruang inspirasiMenjelma jadi sajak…
Secercah Sajak Semesta – 127
Gebyar Dinamika Peradaban Zaman
Simply da Flores 1.Terkulai, Kering, Sirna Hutan belantara gundul sirnadibabat mesin digilas buldozerKatanya demi pembangunan bangsasudah ada aturan hukum negaraSeperti di sini tanpa ada manusiaseolah tidak ada adat budayaKatanya demi kesejahteraan rakyat dan bangsaApakah kami bukan warga bangsa dan rakyat negara? Ribuan hektar hutan dibabatroboh, kering, dan sirnaBukan oleh kapak dan parang kamiuntuk bangun rumah…
Secercah Sajak Semesta – 126
Dinamika Kelana Zaman
Simply da Flores 1.Mengejar Sosok Harapan Pada padang luas nostalgiaribuan kisah cerita bertebaranditiup angin dibakar terikdigilas waktu siang malam Pada hutan belantara sejarahjutaan jejak telapak keputusan tersimpandiwariskan takdir energi perubahandalam tanya dan damba jawaban Pada butiran pasir pantai zamantertulis dinamika perjalanan peradabanantara daratan dan lautansuka duka silih bergantian Pada ombak gelombang samudra nasibtercatat syair alunan…
Secercah Sajak Semesta – 125
Merajut Rindu, Menenun Damba
Simply da Flores 1.Dalam Cengkraman Nestapa Kemiskinan seperti takdir lahirkarena datang tak dimintakarena hadir dalam desah nafaskarena mengalir dalam desir darah Kebodohan seperti kodrat kehadiranmelekat dalam jejak langkah hidupmewarnai derap roda waktumengisi ruang dinamika nasib Haruskah merana di tengah kelimpahan sumber daya alamMestikah jadi korban di tanah lahir iniApakah terlahir untuk lara nestapa abadiMengapa kemiskinan…
Secercah Sajak Semesta – 124
Berkelana Menggapai Cahaya
Simply da Flores 1.Kita adalah putra-putri cahayayang terlempar dalam gulita faktayang dikirim membawa kabar beritadi tengah dunia tanpa warnaagar bisa memiliki maknaDanpada mulanya hadir jiwa ragakita melihat dengan mata jiwaSemua yang terjadi di dunia pertamahadir dalam rahim Mamadisiapkan oleh Sang Maha Cinta 2.Kata mempertemukan jiwa ragadalam rencana Sang Maha Cahayalalu menjelma dalam rahim MamaKita bisa…
Secercah Sajak Semesta – 123
Menangkap Sirna, Hilang, Terbang
Simply da Flores 1.Waktu membawa pergi dari matatinggalkan kata pada faktaAda yang pergi dan hilangAda yang terbang dan sirnaLalu lahirlah deretan kisah ceritadan disebut memori nostalgia manusiaHilang dan sirna itu misteri faktarindu damba jiwa raga dalam tanyaEntah kapan ada jawab sempurnadalam kata dan angka semesta 2.Pagi membuka pintu jendelaGulita segera sirna terbangcahaya fajar merekah datangButiran…







