“Semakin Anda memuaskan diri dan keinginanmu, maka sudah pasti tidak ada tempat di hati ini untuk berpuasa. Sebaliknya, semakin Anda tenggelam dalam puasa maka Anda sebenarnya melatih dirimu untuk memperhatikan makanan jiwamu.” Hari ini seluruh umat Katolik sedunia memulai puasa agung 40 hari menyongsong pesta Kebangkitan Tuhan pada hari Raya Paskah. Masa puasa selalu jadi…
Kategori: MONSIGNOR RD INNO NGUTRA
Menolak yang Baik akibat Cemburu dan Iri Hati
Mrk 8: 11-13Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Akibat dari kecemburuan dan iri hati, kadang mata dan hati kita tertutup untuk menerima yang baik dari orang lain. Mungkin hati kita puas sesaat, tapi selamanya kita akan rugi akibat ketertutupan hati dan pikiran kita.”* Dalam Injil ini dikisahkan tentang keluhan Yesus akibat ketidakpercayaan orang-orang Farisi yang meminta…
Pujian atau Cibiran yang Anda Tuai?
“Reaksi kagum atau marah, senang atau suka terhadap kita sangatlah tergantung pada apa yang kita ucapkan dari mulut dan bibir kita; Semakin banyak kata-kata baik nan bijak kita ucapkan, maka semakin besar pujian. Sebaliknya cibiran akan kita terima, karena kata-kata bohong tidak bermakna yang ke luar dari bibir dan mulut kita.” Banyak orang berminat dan…
Degil Hati adalah Penyebab Buta Mata dan Tuli Telinga
Kita percaya, bahwa semua yang terucap di mulut dan dikerjakan oleh tangan serta anggota tubuh lain itu digerakan atau berasal dari pertimbangan hati nurani masing-masing. Makin tinggi kesadaran seseorang, kian terjaga dan terolalah kata yang terucap serta tindakan yang dibuat. Sebaliknya makin degil dan bebal hati seseorang, maka kian bejat tindakan, kasar kata-kata, sengaja menutup…
Tersungkur Menyembah di Hadirat Tuhan
Mark. 7: 24-30Kabar Baik dari Tuhan untukmu: “Tuhan sangat sanggup menyembuhkan semua sakit penyakit dan memulihkan semua persoalanmu asalkan percayamu membuatmu tersungkur menyembah di hadirat-Nya.” Proses penyembuhan anak perempuan Siro-Fenisia ini sangat inspiratif melalui jalur sebagai berikut: Pesan Tuhan untukmu:“Jika Tuhan telah menyembuhkan anak si perempuan itu, karena imannya yang kokoh, maka ia pun akan…
Memaksa Tuhan untuk Menerima Permohonan Kita
Sama seperti air yang siap untuk diteguk itu harus dituangkan ke dalam gelas, lalu disodorkan kepada tamu. Demikian pula Tuhan selalu memerlukan hati yang layak dan bersih untuk menerima curahan berkat-Nya. Di titik inilah kadang kita memaksa Tuhan untuk mengabulkan doa, permohonan dan persembahan kita sementara gelas hati kita masih berlumuran kotoran darah kejahatan, kebencian,…
Menilai Orang lain, tapi Kompromi Terhadap Diri Sendiri
“Kadang terhadap kesalahan yang sama kita cenderung menilai jelek terhadap orang lain, sebaliknya kita sangat mudah memaafkan diri sendiri.” Orang-orang Farisi menilai jelek terhadap para murid Yesus yang menyalahi praktek adat istiadat atau hukum bangsa mereka, padahal mereka sendiri berlindung di balik aturan itu dan mengabaikan yang dikehendaki Tuhan. Bagi Yesus, adat istiadat manusia tentunya…







