Sejarah menulis yang ingin ditulis. Tidak hanya tentang orang-orang besar, tapi juga tentang mereka yang setia dalam hal kecil. Mereka yang hidup dengan kesadaran, bahwa setiap detik adalah kesempatan menapakkan jejak. Bukan jejak keangkuhan atau kebencian, melainkan jejak kebaikan dan keutamaan. Hari ini kupilih untuk hidup dengan kebaikan. Membuka hati ini untuk menyapa setiap orang…
Kategori: JLITHENG
Model Kepemimpinan
Dari heboh nasional akhir-akhir ini, saya menyimak ada 2 macam kepemimpinan, yakni mendongak dan merunduk, seperti pernyataan berikut: “All who exalt themselves will be humbled, and those who humble themselves will be exalted,” artinya yang mendongak alias ‘takabur’ itu akan lebur dan yang merunduk alias ‘tawadhu’ itu akan membuat rindu. Pemimpin ‘tawadhu’ itu mempunyai hati…
Turut Merasakan Pilu
Ketika seseorang hanya mengingat saya di saat mengalami masalah, saya tidak merasa jadi tempat sampah. Saya bersyukur, karena dicari dia yang merasa tidak berarti dan tak bisa pergi ke yang lain. Dalam beberapa ajaran agama, seperti yang tertulis di Alkitab, “seseorang yang dicela dan difitnah, karena mengikuti jalan kebenaran” itu justru seharusnya merasa beruntung dan…
Gaya Hidup Berbalut Nurani
Gaya hidup ‘selebritis’ yang ditampilkan para wakil rakyat itu dapat jadi salah satu pemicu demo besar tempo hari. Seperti bensin yang meletupkan bara kesenjangan lama jadi membara. Diujung riuh rendah itu, ada fenomena menarik, yakni ‘mawar putih’ untuk sosok pemimpin yang dielukan oleh para anak buahnya saat pamit, karena ‘reshuffle’. Mawar putih itu tidak hanya…
Tidak Berpaling
Sepanjang perenungan di BKSN (Bulan Kitab Suci Nasional) ini, kita diajak untuk menengok kembali ke dalam nurani. “Apa yang membuat kita tetap bertahan dengan iman?” BKSN di Lingkunganku telah dimulai Sabtu malam dengan doa, dengar petuah dari Tuhan dan memaknai bersama lewat ‘sharing’. R, warga pendatang baru di Lingkungan mengawali kisahnya dengan: “Matur nuwun, kami…
Pemimpin ‘Tawadhu’
Dari heboh nasional akhir-akhir ini, saya simak ada 2 macam kepemimpinan, yakni mendongak dan merunduk, seperti pernyataan berikut: “All who exalt themselves will be humbled, and those who humble themselves will be exalted,” artinya yang mendongak itu alias ‘takabur’ akan lebur dan yang merunduk itu alias ‘tawadhu’ akan bikin rindu. Pemimpin ‘tawadhu’ mempunyai hati yang…
Takabur
Perenungan hari ini berkisar tentang sikap ‘takabur’, musuh bebuyutan sikap ‘tawadhu’, cerminan utama orang beriman, apa pun agamanya. Takabur adalah penyakit hati yang mengklaim diri lebih baik dari orang lain, dan dapat menutup pintu rahmat, karena membuat hati seseorang terkunci dan jauh dari rahmat -Nya. Mudahnya demikian, seseorang menolak kebenaran yang disampaikan oleh orang lain,…







