Hidup beriman itu harus berbuah. Kita menghidupinya dengan karya dan pelayanan nyata, hingga Allah yang tidak nampak itu dapat dirasakann kehadiran-Nya oleh sesama kita sebagai Allah yang peduli. Karena itu karya atau pelayanan kita harus nyata, tidak ada cara lain dan tidak meragukan. Patokanya adalah: N – sesuatu yang ber-‘Nilai*.Y – yang membuat orang ‘Yakin’.A…
Kategori: JLITHENG
Makin Jarang Minta ‘Maaf’
Di sekitar rumah kami, setiap sore sering ramai dengan anak-anak kecil. Usai main bola kaki atau yang lainnya, ada juga anak yang usil melempar sandal, batu kecil, atau kain kotor ke atap. Kalau berhasil … lantas lari terkekeh-kekeh. Serba salah memang, kalau kita marah pada mereka cenderung akan dijawab: “Namanya juga anak-anak.” Memang, saat melakukan…
Allah Pengasih dan Penyayang
Di hadapan cermin kehidupan, aku tatap setiap kerutan di wajahku. Dalam kerendahan hati, aku memaknainya bukan sebagai tanda rapuh, melainkan sebagai sebuah peta suci yang terukir indah oleh tangan-Mu. Setiap garis adalah babak perjuangan, setiap lipatan adalah doa yang terbisik dalam diam, setiap lekukan adalah kesabaran yang Engkau anugerahkan di tengah badai kehidupan. Kerut-kerut itu…
Dengan Adven, Kita Menanti Damai Sejati
Adven bukan sekadar hitung mundur menuju Natal, tapi merupakan undangan lembut bagi kita untuk berhenti sejenak dan membuka hati bagi kunjungan Allah. Yesus selalu datang dalam berbagai cara: melalui Sabda, sesama, dan melalui peristiwa hidup sehari-hari. Tapi faktanya, kita sering terlalu sibuk untuk menyadarinya. Di dunia yang sering kacau dan penuh penderitaan, Adven menawarkan pada…
Kisah Berkah di Balik Bilik operasi
Dua puluh menit sebelum giliran operasiku, seorang perawat mendekat dan… “Maaf, Pak, izin, ada Ibu yang harus cito dioperasi, karena anaknya pingin segera lahir. Boleh ya, Pak, Ibu itu dulu.” “Silahkan.” Tidak berapa lama sesudah itu masuk ke ruang operasi, seorang Ibu dengan anaknya. Ibu itu terus berurai air mata. “Ya, Allah, lancarkan operasi anakku,…
Berpikir Kritis
Ilmu berpikir kritis itu mengajarkan satu keutamaan, yaitu “makin pintar seseorang itu kian rendah hati dan menginspirasi” (intellectual humility). Memahami, bahwa pengetahuan manusia bersifat terbatas dan sementara, sedangkan kebijaksanaan sejati itu bersifat Ilahi atau abadi. Pengetahuan dipandang sebagai anugerah, bukan pencapaian pribadi semata yang bisa dibanggakan atau digunakan untuk superioritas atau arogansi, melainkan sebagai alat…
Sayap-Sayap Senja
Menyikapi fakta, bahwa banyak pasangan yang di usia senja itu salah satunya melemah. Prinsip “setia sampai akhir, dalam untung dan malang” itu tidak berubah. Suami dan istri adalah dua sayap yang memungkinkan keluarga untuk ‘terbang tinggi’ dan mencapai tujuan pernikahan. Keduanya harus berfungsi dengan baik agar pernikahan dapat berjalan lancar. Prinsip ini juga menyiratkan, bahwa…







