Tahu diri tanpa nelangsa itu adalah seni menerima realitas dengan lapang dada, tanpa memberi ruang bagi rasa kasihan pada diri sendiri.
Rasa nelangsa muncul, ketika kita memandang keterbatasan sebagai sebuah kegagalan personal, padahal itu hanyalah sebuah fase hidup.
Di saat semua pintu terasa tertutup dan kondisi sedang tertekuk, di situlah kelas asli dari karakter kita diuji. Kita tidak perlu berpura-pura mampu, tapi kita juga menolak untuk mengasihani diri sendiri.
Tetaplah tenang dan tetaplah jujur. Hari ini kita berdamai dengan keadaan, besok kita ubah keadaan tersebut untuk jadi makin baik.
Semangat berjuang, Teman-teman!
Berkah Dalem.
Jlitheng

