“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala” (Mat 9: 36).
Tuhan Yesus telah melakukan banyak kebaikan. Ketika melihat kesengsaraan manusia, seolah-olah tidak pernah ada kebaikan yang cukup untuk menolong mereka. Dalam Injil, kita sering kali menjumpai kisah tentang kepedulian Tuhan Yesus terhadap orang-orang berdosa, sakit, dan yang tersingkir dari masyarakat.
Tuhan Yesus melihat orang banyak yang mengikuti-Nya dalam keadaan lelah dan terlantar, bagaikan domba yang tidak memiliki Gembala. Ia lalu mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan orang-orang dari berbagai penyakit serta kelemahan. Ia lalu memilih kedua belas murid dan memberikan kepada mereka kuasa untuk melanjutkan karya yang telah Ia lakukan, yaitu mewartakan Kerajaan Surga, menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, dan mengusir setan. Kuasa itu diberikan secara cuma-cuma dan, karena itu harus dibagikan secara cuma-cuma pula.
Kita adalah para murid yang telah menerima berbagai karunia dan kuasa dari Yesus. Kita dipanggil untuk memiliki mata dan hati yang peka terhadap sesama yang membutuhkan, dan menggunakan karunia itu bukan untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk melayani.
Rm. Klimakus, CSE
Minggu, 14 Juni 2026
Kel 19: 2-6 Mzm 100: 2-3.5 Rm 5: 6-11; Mat 9: 36 -10:8
Sumber:
Buku renungan harian “Sabda Kehidupan”
https://www.renunganpkarmcse.com

