Kita menginginkan sesuatu dan berusaha untuk mendapatkannya secara wajar maka adalah sebuah kewajaran. Bila yang diinginkan itu adalah sesuatu yang kita sendiri tidak mampu membeli, jika kita menginginkan milik orang lain dan berusaha mendapatkannya dengan cara paksa, maka itu adalah kejahatan yang bersumber pada kerakusan atau ketamakan.
Tuhan Yesus memberikan sebuah perumpamaan yang menggambarkan kerakusan dan ketamakan dalam Injil: “Sekarang tinggal hanya satu orang anaknya yang kekasih. Akhirnya ia menyuruh dia kepada mereka, katanya: Anakku akan mereka segani. Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini jadi milik kita” (Mrk. 12: 6).
Untuk menghindari kerakusan dan ketamakan, maka:
- 1) Syukurilah yang bisa Anda miliki saat;
- 2) Berusahlah dengan cara wajar yang Anda cita-citakan atau inginkan saat ini;
- 3) Sesuaikanlah setiap keinginan itu dengan kemampuanmu;
Jadilah pribadi terhormat dengan barang milikmu sendiri!
Monsignor Inno Ngutra, Pr

