1.
Deru debu bising kendaraan kota
berlomba memburu angka dalam roda waktu
Percik gemericik air berteriak
pecah menggugat bebatuan dan terkulai diam mengalir sirna
Gemuruh suara lara nestapa bertanya
lalu dipaksa membisu seribu bahasa
Deras gelombang arus informasi sosmed
ada yang viral dan banyak terlewatkan
Bulan purnama mengawali Mei
Aneka kisah cerita berkelahi
antara mimpi, fakta dan tanya
2.
Maria hanya sosok perempuan sahaja
terus dihormati dunia di bulan Mei dan Oktober
Padahal bukan Ratu atau permaisuri Raja
dia tak punya kuasa dan harta dunia
entah mengapa dihormati dan untuk dapatkan apa
Banyak Ibu menggemari konten sosmed
plastik dan sapi menyusui bayinya
film kartun dan sosok imajinasi berdongeng bagi anak generasi menggantikan doa dan kasih sayang Ibu
3.
Air mata jadi senjata anak generasi
untuk mengancam orangtua demi selera
Sekolah dibayar mendidik para siswa
ternyata sudah jadi lahan bisnis
karena ijazah bisa dibeli dan ilmu diajarkan sarana digital
Kisah cerita korupsi jadi kebanggaan
Agama jadi sarana politik dan konten sosmed
Kampanye HAM dan kemanusiaan terus bergema
dengan cita-cita Indonesia emas
Sedangkan program MBG menuai kritik karena banyak korban dan kasus
4.
Kata bahasa berbunga-bunga
entah apa arti dan maknanya
karena fakta dan teladan berbeda kenyataannya
Konflik menjamur di berbagai negara
perang masih bergelora dan terus berlanjut
Dunia jadi tanpa jarak dan waktu
bisa diakses setiap pribadi di layar gadget
Entah mampu dipahami kebenarannya
Entah jadi pemuas selera dan gengsi
Entah dijadikan lahan bisnis
Tergantung kewarasan dan rindu damba
5.
Purnama awal bulan Mei
memacu langkah nasib para buruh menggugat
Antara kebutuhan dan keterpaksaan
Antara hak dan harkat martabat
Antara ketakberdayaan dan ketakpastian
Deretan tanya terbang dalam seru debu
karena pemodal dan penguasa tak mau tahu
karena kebutuhan dan kepentingan berbeda jauh
Rakyat sederhana di desa dan pelosok negeri
merana di tengah kelimpahan kekayaan alamnya
tergusur dan mati tak berdaya
Keadilan sosial dan kesejahteraan hanya utopi
mungkin akan nyata saat datangnya Ratu Adil nanti

