“Pribadi yang mengasihi Tuhan dan menuruti sabda-Nya tidak akan pernah berjalan sendiri.”
Allah yang Maharahim, kami sering mencari Engkau jauh di luar sana, padahal Engkau rindu tinggal di dalam hati ini. Kami juga meminta tanda dari luar, padahal Surga ingin membangun rumah di dalam jiwa kami.
Putra-Mu menyatakan rahasia yang indah: siapa yang mengasihi-Nya dan menuruti sabda-Nya tidak akan pernah berjalan sendiri. Engkau bersama Putra-Mu datang dan tinggal dalam hati yang taat. Betapa besar rahmat ini: Allah pencipta langit dan bumi berkenan berdiam dalam diri manusia yang rapuh.
Tuhan, sucikan ruang hati kami. Sapulah debu kesombongan yang tersembunyi. Perbaiki dinding yang retak, karena ketakutan. Bukalah jendela yang tertutup oleh kepahitan. Jadikan setiap sudut hati kami tempat yang layak bagi hadirat-Mu.
Ya, Roh Kudus, Penghibur yang dijanjikan, datanglah. Saat pikiran ini bising, berilah ketenangan. Kami lupa, ingatkan sabda Yesus. Kami bingung, jadilah terang kami. Godaan itu datang, jadilah kekuatan kami. Juga saat kami lemah, hembuskan keberanian baru.
Ajarlah kami memenuhi pikiran dengan yang baik, suci, benar, dan mulia, supaya ketika hidup mengguncang kami, firman-Mu bangkit dari dalam hati seperti air hidup. Tanamkan Sabda-Mu dalam diri kami, agar pada waktunya Engkau mengingatkan yang kami perlukan.
Bapa, jagalah kami tetap rendah hati seperti Paulus dan Barnabas. Saat berkat datang, jangan biarkan kami mengambil kemuliaan-Mu. Keberhasilan itu datang, biarlah kami menunjuk hanya kepada-Mu. Jika dipuji orang, ingatkan kami, bahwa kami ini hanya hamba pembawa Kabar Baik.
Yesus, Engkau bukan tamu yang datang lalu pergi, tapi yang memilih tinggal. Diamlah dalam kami. Tata ulang yang perlu ditata. Sembuhkan yang terluka. Perbarui yang lelah. Jadikan hati kami bait damai-Mu.
Semoga seluruh pikiran, perkataan, dan tindakan kami jadi rumah yang menyenangkan bagi-Mu. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA) lo

