Pada peringatan Santo Barnabas, Rasul, kita diajak melihat cara Tuhan bekerja melalui Barnabas dan kita sebagai murid Yesus dipanggil untuk melakukan hal yang sama.
Kisah Para Rasul menceritakan tentang pertumbuhan Gereja di Antiokhia dan peran penting Barnabas. Kisah ini menunjukkan, bahwa Tuhan menggunakan orang-orang yang penuh iman untuk membangun Gereja-Nya. Barnabas adalah contoh seorang hamba Tuhan yang jadi alat atau sarana dalam mewartakan Injil dan mengumpulkan orang dalam satu iman akan Yesus Kristus.
Dalam Injil, Yesus memerintahkan para murid-Nya pergi mewartakan Kerajaan Allah, menyembuhkan orang sakit, dan mengusir roh-roh jahat. Yesus memberikan kuasa kepada mereka untuk melakukan mukjizat dan mewartakan Kerajaan Allah. Hal ini menegaskan, bahwa Gereja tumbuh bukan karena kekuatan manusia, melainkan terutama, karena kuasa Roh Kudus.
Sebagai murid Yesus, kita dipanggil untuk berbagi sukacita iman dan kasih karunia-Nya kepada dunia. Seperti Barnabas, kita juga menyerahkan diri kepada Roh Kudus agar kita dapat jadi saksi yang setia dalam mewartakan Injil. Pewartaan kita tidak terbatas pada kata-kata, tapi terutama dalam tindakan kasih dan belas kasihan kepada sesama.
“Ya Tuhan, berilah kami semangat yang penuh dengan Roh Kudus dan iman agar hati dan pikiran kami terbuka mendengarkan panggilan-Mu untuk mewartakan Injil dan jadi saksi yang setia bagi kerajaan-Mu. Amin.”
Ziarah Batin

