Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Langit mewartakan kemuliaan Allah dan cakrawala memasyhurkan pekerjaan tangan-Nya.”(Mazmur 19: 1-2) Bahasa Kaki Langit Bahasa kaki langitmengekspresikan keagungan semesta mewartakan cinta tulus ujung jemari sang pelukis kekal Wahaisang pencipta keabadiansabdakan kepada kamibahwa di ufuk langit memerah dikau hadir dan ada!(Pada Sepotong Catatan) Pandangan Santo Agustinus tentang Penampakkan Alam Semesta ini!…
Penulis: Admin
Renungan Harian Katolik
JANGAN BIARKAN KEBENCIAN MERAJAI HATIMU
Sabtu, 28 Maret 2026 Oleh Romo Agus CSsR Kebencian yang merajai hati akan melahirkan dosa lebih besar seperti keinginan untuk mencelakakan atau bahkan menghilangkan nyawa orang lain. Kebencian yang lahir dari ketakutan akan kehilangan pengaruh, jabatan, zona nyaman, membuat kita tak mampu melihat karya baik Tuhan dalam diri sesama. Maka jangan biarkan kebencian merajai hatimu….
Perang Rohani
Panglima atau pemimpin perang ini ialah Tuhan di satu pihak dan Setan di pihak lain. Para Malaikat dan orang kudus berada di pihak Tuhan yang menjalankan tugasnya sebagai para prajurit, sedangkan di pihak sana ada para serdadu setan. Perang ini bukan untuk menghasilkan siapa yang menang dan kalah. Karena kalau soal kuat atau lemah, jelas…
Kedaulatan dalam Kerendahan Hati
(Inti) Memenangkan Hati Di Minggu Palma ini, saat kita memegang daun palem, kita diundang untuk bercermin: Mampukah kita tetap membawakan kehadiran pesan Ilahi saat diri kita disalahpahami atau dimusuhi? Sang Hamba mengajarkan, bahwa kemenangan sejati itu tidak diraih dengan menundukkan lawan, tapi dengan memenangkan hati melalui pengampunan. Kita semua diundang untuk memasuki Pekan Suci dengan…
Kasih-Nya Nyata
“Saat hati mengeras, Yesus tetap berkarya. Saat kita sulit percaya, kasih-Nya tetap nyata.” Allah yang Maharahim, kami datang dengan hati yang jujur di hadapan-Mu. Seperti Yeremia, kami pernah merasa terluka, dikhianati, bahkan ingin membalas. Tapi dalam Yesus, kami melihat jalan yang berbeda. Di dalam Injil, ketika orang-orang ingin melempari Dia dengan batu, Yesus tidak melawan….
Satu dengan Allah
Penolakan orang Yahudi terhadap Yesus mencapai puncaknya, ketika Yesus berbicara tentang domba-domba-Nya dan menyatakan kesatuan-Nya dengan Bapa. Yesus menggambarkan hubungan-Nya dengan para pengikut-Nya seperti Gembala dengan domba. Ia berkata, “Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku” (Yoh. 10: 27). Tapi kepada orang-orang Yahudi yang menolak-Nya, Ia berkata, “Kamu tidak percaya, karena…
Perubahan itu Abadi
“Kita tidak akan melangkah ke dalam sungai yang sama.” -Heracleitus Ungkapan filsuf legendaris ini tidak sekadar kata-kata mutiara biasa. Di pengasingannya, Heracleitus merumuskan sebuah konsep mutlak bernama ‘pantarehi’ yang berarti segalanya mengalir. Coba kita melangkah ke sungai untuk kedua kalinya. Air yang menyentuh kaki kita sudah berganti dengan air yang baru. Bahkan diri ini sudah…







