Pada Hari Raya Kenaikan Tuhan ini, kita makin diyakinkan dan ditegukan dalam iman kekristenan kita akan ke-Allah-an Yesus, bahwa kematian itu tidak menguasai-Nya. Kenaikan Yesus ke Surga memberikan harapan, bahwa kelak kita akan naik ke Surga seperti Dia. Jika perpisahan itu selalu mendatangkan kesedihan, maka Yesus tidak membiarkan hati kita merana. Ia meyakinkan kita, bahwa…
Penulis: Admin
Renungan Harian Katolik
MEMAKNAI HARI RAYA KENAIKAN TUHAN
Kamis, 14 Mei 2026 Oleh Romo Agus CSsR Selamat merayakan Hari Raya Kenaikan Tuhan. Hari Raya Kenaikan Tuhan dirayakan empat puluh hari sesudah paskah. Yesus naik ke surga, duduk di sisi kanan Bapa dan menerima segala kuasa atas surga dan bumi. Dalam perikop injil hari ini, Yesus memberikan amanat agung kepada para rasul supaya mereka…
Kita Tidak Hanya Mengejar Jumlah
Tepat pukul 7 pagi Pastor Paroki sudah bersiap di Sakristi untuk berarak menuju Altar dan Misa dapat segera dimulai. Pemimpin koor dan anggotanya merasa gelisah, karena umat yang hadir baru seperempat kapasitas Gereja. Mereka meminta Pastor supaya sebaiknya menunggu umat lain datang baru dapat dimulai Misa. Tapi Pastor itu menjawab: “Misa tidak bergantung pada jumlah…
Namanya: Dokter Rafael
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Hukum Balasan: Apa yang Ditabur, itu yang Dituai.”(Hukum Kehidupan) Sungguh, dinamika hidup manusia itu ibaratnya selakon babak sandiwara. Pemeran sentral akan menampilkan kisah kehidupan dari awal hingga ke akhir. Biasanya akan berujung pada tiga kemungkinan sikon, yakni ‘happy ending’, ‘sad ending’, atau juga gado-gado alias campuran. Mari ikuti dengan saksama,…
Cinta Tak Bertepi
Sebuah potret nyata tentang pengorbanan tanpa batas seorang Ibu. Meski raga lelah dan cuaca tak menentu, senyumnya tetap jadi kompas bagi anak-anaknya. Pagi belum terjaga, tapi langkahnya sudah melampaui mimpi. Sambil mengantar sekolah dengan karung di pundak, ia tidak sedang memulung sisa… ia sedang merangkai masa depan. Dunia melihat sisa, tapi anak-anaknya melihat harapan. Terima…
Datanglah, ya, Roh Kudus!
“Kita sibuk mencari ketenangan, padahal Tuhan lebih dekat daripada nafas sendiri. Kita merasa ‘rohani’, tapi lupa Roh Kudus tidak pernah membawa kita menjauh dari Yesus, dari kebenaran-Nya, dan dari Gereja-Nya.” Allah yang Maharahim, kami diingatkan, bahwa kebenaran itu bukan sekadar pengetahuan, melainkam Pribadi, yaitu Yesus sendiri. Putra-Mu datang bukan hanya membawa ajaran, melainkan menyatakan hati-Mu…
Kebenaran Sejati
Kita hidup dalam zaman serba cepat: makanan instan, informasi sekejap, dan solusi pun harus segera. Tanpa kita sadari, pola pikir ini terbawa ke dalam kehidupan rohani. Kita ingin jawaban Tuhan datang secepat doa terucap, berharap iman bertumbuh tanpa proses yang melelahkan. Tapi Allah tidak tergesa-gesa. Seperti anak yang belajar perlahan-lahan, Dia membimbing kita, setahap demi…







