Mendengar dan Mengerti
Ada pertanyaan yang sering diutarakan kepada umat, juga para Imam yang bunyinya kira-kira begini: “Mengapa di dalam sesi pengajaran, renungan, dan homili, para pendengar tidak cukup betah dalam mendengar, tapi lebih sering kedapatan mengantuk?” Lihat, waktu Imam itu memberikan homili dalam misa, cukup banyak umat yang mengantuk. Ada banyak...
Sabda Tuhan yang Hidup
“Sabda Tuhan selalu baik. Yang perlu diubahkan adalah hati yang menerimanya.” Allah yang Maha Rahim, Yesus menjelaskan, bahwa benih yang ditaburkan selalu baik, karena itulah Sabda-Mu yang hidup. Yang menentukan hasilnya bukan benihnya, melainkan keadaan hati yang menerimanya. Sering kali hatiku jadi seperti jalan yang keras, sehingga Sabda-Mu tidak...
Diam
“Kebenaran itu bukan soal penjelasan yang terangkai dalam kata, melainkan diam dan tindakan kebenaran itu bersuara.” -Rio, Scj. Tidak semua butuh alasan dan penjelasan untuk kebenaran. Kadang kita hanya perlu diam. Untuk mencerna, menimbang, memilih, dan memutuskan yang paling benar menurut kehendak Tuhan. Itulah kebijaksanaan. Tidak perlu banyak penjelasan...
Kelana Kampung dan Kota -99
Simply da Flores
Realita, Kita dan Kata
Antara harapan dan kenyataanselalu ada yang tak direncanakanAda yang tidak terduga hadirAda yang sering disebut takdirRindu damba sering berbeda dengan faktaKisah cerita pun banyak ragamnyaseperti hadirnya banyak bahasauntuk komunikasi bagi kita manusia Realita punya warna dan sosok berbedaSemua jadi misteri dan faktadalam jejak langkah setiap manusiadalam keterbatasan ruang dan...
Penabur Benih
Yesus menjelaskan perumpamaan tentang Penabur. Benih yang sama jatuh di berbagai jenis tanah dengan hasil yang berbeda-beda. Ada yang tidak tumbuh, karena tidak dipahami; ada yang layu, karena dangkalnya akar; ada yang terhimpit oleh kekhawatiran dunia dan tipu daya kekayaan. Tapi ada pula yang berbuah lebat, karena jatuh di...
Memahami dan Mengasihi
“Berbicara keras itu memekakkan telinga. Tapi berbisik dengan hati itu mengguncang jiwa.” -Mas Redjo Membiasakan diri berbicara lembut, tapi jelas itu lebih bijak, ketimbang kita berteriak-teriak. Toh kita tidak sedang marah. Bahkan dengan kita berteriak itu bisa disalahpahami, dan lawan bicara itu tersinggung. Selalu berusaha menjaga perasaan orang lain...
Menjadikan Hatiku sebagai Tanah yang Subur
“Tanah yang subur itu tidak akan memilih jenis benih yang ditaburkan di atasnya, karena apa pun jenisnya pasti akan tumbuh subur dan menghasilkan banyak buah. Demikian pula hati yang tenang, suci, dan damai itu memungkinkan kebaikan dapat mengalir tanpa henti kepada mereka yang ada di sekitarmu.” Dalam Injil, Yesus...
Sanguinis, oh, Sang Sanguinis
Oleh: Fr. M. Christoforus, BHK “Keindahan Sanguinis terletak pada kemampuannya mengingatkan dunia, bahwa hidup ini ringan, lucu, dan layak dinikmati.”(Didaktika Hidup Sadar) Jika si ‘melankolis’ adalah karakter “lautan dalam yang tenang,” maka si ‘sanguinis’ adalah “api unggun di tengah pesta.” Dalam Tipologi Kepribadian, (Hippocrates 400 tahun sebelum Kristus), Karakter...
Renungan Harian Katolik
MEMAKNAI PERUMPAMAAN TENTANG PENABUR
Jumat, 24 Juli 2026. Oleh Romo Agus CScR Dalam perikop injil hari ini, Yesus menjelaskan makna perumpamaan tentang penabur. Penabur ialah Allah sendiri. Benih adalah sabda. Dan tanah tempat benih ditaburkan menggambarkan hati dan hidup manusia yang menyambut sabdaNya. Hasilnya pun berbeda-beda. Itulah yang saya gambarkan dalam renungan harian...
Cara untuk Mengerti Dia
Ada tiga gadis jatuh cinta kepada satu pemuda yang hampir seumur dengan mereka. Masing-masing gadis itu berusaha tampil sebaik mungkin untuk memenangkan pujaan hatinya. Kadang mereka bersaing kurang sehat, karena yang satu menonjolkan kejelekan temannya yang lain. Kadang mereka bersaing sehat dan positif seperti menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya....
Hati yang Terbuka dan Responsif Terhadap Kebenaran
Para murid bertanya kepada Yesus, mengapa Ia berbicara kepada orang banyak dalam perumpamaan. Yesus menjelaskan, bahwa kepada mereka telah diberikan karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Surga, tapi kepada yang lain tidak. Ia mengutip nubuat Yesaya tentang orang-orang yang melihat, namun tidak melihat; dan mendengar, namun tidak mengerti. Di sini...
Melihat dan Mendengar dalam Terang Iman
“Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.” Allah yang Maha Rahim, Yesus mengingatkan kami, bahwa tidak semua orang yang melek matanya sungguh melihat, dan tidak semua yang normal telinganya sungguh mendengar. Misteri Kerajaan Surga bukan disembunyikan dari kami, melainkan dinyatakan kepada mereka yang rendah hati, yang mau belajar,...
Tegar untuk Menjalani
“Just keep moving on!” -Rio, Scj Kita pasti pernah mengalami hidup terasa berat untuk dijalani. Rasanya nyesek banget. Masalah datang silih berganti, seolah hidup ini tidak layak dijalani. Hari demi hari terasa lama dan berat untuk dilalui. Tiga hal ini bisa sedikit mengurangi: Deo gratias. Rm RP Rio, Scj...
Kelana Kampung dan Kota -98
Simply da Flores
Harmoni dalam Misteri
Sering kata bahasa itu seperti ombak gelombanglalu diyakini realita seperti ceritaBanyak kali arti dan fakta tersingkapdalam angin sepoi dan suara berbisikDan…makna sejati sering tanpa katadalam diam hening sunyi Harmoni mungkin seperti pelangidikagumi dan terlihat mempesonaTetapi…tak terjangkau dan digenggam jemariAwan menari, langit tersenyumAngin bernyanyi dan rintik air membelai wajah cahayaAda...
Mendengar dengan Hati
“Tetapi berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar” (Mat 13: 16). Dalam Injil, kita diingatkan, bahwa salah satu anugerah terbesar yang dapat kita miliki adalah kemampuan untuk melihat dan mendengar. Dengan melihat, kita dapat belajar; dengan mendengar, kita dapat memahami. Tapi pada kenyataannya, kita sering kali melihat, tapi...