Gereja ‘bernapas’ saat iman jadi nadi dalam hidup sehari-hari. Inilah ‘Sensus Fidei’: tanda Roh Kudus bekerja dalam diri kita. Di tengah hiruk-pikuk dunia, Yesus adalah Gong Utama yang menjaga harmoni nada kehidupan kita. Agar napas Gereja tetap segar, kita butuh kearifan untuk menepi. Seperti Bunda Maria, umat sepuh diundang jadi pilar doa di latar belakang…
Penulis: Admin
Konsolasi dan Desolasi
Pernahkah Anda duduk di sudut kamar untuk berdoa, tiba-tiba air mata Anda menetes, karena merasakan cinta Tuhan yang amat nyata? Hati ini terasa hangat, Kitab Suci yang dibaca seolah berbicara langsung kepada Anda, dan melayani sesama terasa begitu ringan. Tapi di bulan berikutnya, segalanya berubah. Doa terasa seperti mengunyah debu, kering dan hampa. Alkitab tidak…
Dengarkan Suara Tuhan
“Aku mengenal suara-Mu, ya, Tuhan, dan aku memilih mengikuti-Mu.” Bapa yang Maharahim, kami datang dengan hati yang rindu mendengar suara-Mu. Di tengah begitu banyak suara di dunia ini, Engkau tetap memanggil kami dengan lembut, menyebut nama dan menuntun kami pulang. Yesus, Engkau adalah Gembala yang baik, yang berjalan di depan kami. Bukan hanya menunjukkan jalan,…
Kendali
“Hidup ini kita yang menjalani, Tuhan yang menentukan, orang lain yang sibuk ngomentari.” -Rio, Scj Di dunia ini yang sulit ditebak itu adalah hati manusia. Yang paling sulit dibungkam adalah mulut manusia. Kita ceria, dibilang berpura-pura bahagia. Kita diam, dibilang sombong. Berpenampilan bagus, dibilang pamer. Kita sederhana, dibilang miskin. Apa pun yang kita lakukan akan…
Mengutamakan Nilai Injil dalam Budaya
“Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan ke luar dan menemukan padang rumput” (Yoh 10: 9). Petrus, sebagai seorang Yahudi, mempunyai kewajiban untuk menaati aturan agama mengenai makanan haram dan halal. Aturan ini berdampak pada pewartaan Injil, karena tampaknya Injil tidak mungkin disebarkan kepada orang yang tidak mengenal…
Kelana Kampung dan Kota -10
Simply da Flores
Devide et Impera
1.Sesama itu Serigala-kah? Cerita Kakek moyang dahulu kalakita adalah generasi pewaris cahayaMentari dalam jiwa sanubariBulan purnama di hati nuraniSeluruh raga bintang-bintang kilau berseriKita adalah pribadi titisan IlahiHadirnya jiwa raga karena cinta kasih sejatiMengapa sejarah mencatat iri dendam dengkiMengapa perang terus berkobar tanpa henti? Alam semesta mengajarkan maknakita manusia adalah sesama saudaraBukan karena terlahir dari satu…
Kasih yang Memberi Diri
Suatu ketika, seorang Romo menjelaskan, bahwa lawan kata dari cinta itu bukan benci, melainkan ‘menggunakan’. Orang yang sungguh mencintai itu akan memberikan dirinya, sementara orang yang tidak mencintai akan menggunakan orang lain untuk kesenangan dirinya sendiri. Cerita ini menegaskan cinta Yesus kepada kita. Yesus adalah Gembala Yang Baik, yang mengenal domba-domba-Nya dan rela memberikan nyawa…







