1.
Di luar relasi pejabat negara dan rakyat
tidak ada kata korupsi
Karena…
Korupsi itu tindakan pejabat mencuri uang hak rakyat
Korupsi itu menyalahgunakan kewenangan jabatan negara
untuk kenikmatan pribadi dan kelompok
sehingga sarana dan dana untuk rakyat dirugikan
Lalu…
Ada deretan tanya terus mengusik
Apa arti sumpah jabatan di hadapan publik
Apakah kata-kata sumpah itu sampah
Di mana wibawa aturan dan hukum negara
Ke mana pejabat penegak hukum dan pengawas penggunaan dana dan sarana negara
Mengapa para koruptor bisa beraksi dan terus bertambah kasusnya?
2.
Mendapat uang hasil keringat dan hak kerja itu biasa
Tetapi…
merampok uang hak rakyat dan sarana untuk menjalankan tugas jabatan
ternyata istimewa dan nikmat
Apalagi tidak dimakan sendiri
tetapi biasanya berkelompok dan banyak pihak
Makanya….
Korupsi itu nikmat
Korupsi terus terjadi dan membudaya
Bahkan para koruptor tersenyum bangga di depan kamera wartawan
dan terbahak di ruang penjara mewah
Koruptor dikawal khusus dan diperlakukan istimewa
Sangat berbeda dengan nasib pencuri ayam, perampok amatir dan pencuri kampungan
yang terpaksa berbuat karena lapar dan kemiskinan keluarganya
3.
Nikmatnya korupsi dan nasib koruptor
Hukum bisa diatur dengan duit
Banyak relasi pejabat bisa membela dan mengatur sandiwara
Dana dan harta hasil korupsi bisa diamankan
karena jaringan penikmat ada di mana-mana
Di negeri ini…
Korupsi justru dilestarikan sebagai profesi
dengan aneka kebijakan dan aturan
Karena peluang korupsi diagendakan dalam kebijakan penguasa
Karena aturan hukum bisa diatur bersama oknum penegak hukum
Karena semua kata sumpah janji dan kebijakan bisa diubah sesuai kehendak penguasa
Karena ada senjata yang mampu membungkam mereka yang kritis dan bersuara
Mengapa suara kontrol publik tak berdaya?
4.
Korupsi memang nikmat…
Karena rakyat yang mempunyai hak bisa dibodohi dan ditindas
Karena komplotan oknum eksekutif, legislatif dan yudikatif bersatu
dalam perayaan merampok uang hak rakyat
Tak peduli semua kata sakral sumpah dan ajaran imannya
Tak mau tahu dengan warisan leluhur dan nilai adat budayanya
Tak takut dengan publikasi media dan komentar rakyat di sosial media
Korupsi terus ada dan terjadi…
sering disebut itu hanya tindakan oknum
meskipun nikmatnya dirayakan beramai-ramai
Entah sampai kapan sirna dari negeri ini?
5.
Korupsi itu memang nikmat
Makanya…
sudah membudaya dan beranak-pinak
Entah ada kolusi dengan partai politik
Entah ada nepotisme dengan para konglomerat
Entah itu dibentengi kekuatan senjata dan iptek digital
Entah itu kolaborasi dengan sistem dan jaringan oligarki internasional
Hanya para koruptor yang tahu jawabannya
Hanya para pelaku korupsi yang mengerti
seperti nikmatnya yang dirayakan bersama selama ini dan nanti
Entah kapan akan berhenti?

