1.
Aku, engkau, dia
terlahir sebagai pribadi rohani jasmani
Mereka dan kita semua manusia
pasti mempunyai pengalaman religius
Tak peduli latar adat budayanya
Tak pandang suku bangsanya
Tak tergantung agama kepercayaannya
Bahkan
jika tidak punya organisasi agama dan atheis
Pribadinya tetap ada aspek rohani
yang sudah terwariskan secara alami
Oleh kuasa kebesaran Sang Ilahi
2.
Aku, engkau, dia, mereka
Kita semua datang ke dunia tidak meminta
Kita terlahir dalam keterbatasan dan ketergantungan
Nanti pasti mati pun tak bisa dibatalkan
Semua diatur Sang Ilahi Pemilik ruang dan waktu
Segalanya dikendalikan Sang Pencipta seluruh isi jagat raya ini
Ada yang mau hidup abadi atau seribu tahun
namun nyatanya mati karena umur ada batasnya
Semua pribadi asalnya dari debu tanah
Pasti akan mati kembali ke bumi fana
3.
Hakikat sejati pribadi mendambakan yang luhur suci
Sejarah insani mencatat adanya aneka kejahatan
Entah karena kebodohan diri pribadi
Entah karena terdesak kebutuhan dan situasi
Entah karena dibentuk keluarga dan komunitas
Entah dilatih oleh lembaga, institusi atau profesi
Termasuk dalam urusan kebutuhan rohani
ada virus jahat, predator dan sosok anomali
Yang melakukan kejahatan atas nama Sang Ilahi
Yang bisa memanfaatkan jabatan rohani untuk selera pribadi
Yang mau gunakan organisasi rohani demi harta dan gengsi
Apakah itu tindakan suci rohani?
4.
Ketika ada kejahatan di lingkungan rohani
Katanya itu karena setan dan iblis
Katanya itu oknum dan bukan ajaran suci rohani
Katanya atas perintah Ilahi dan ritual sakral
ketika uang dan harta sesama dikuras
ketika jiwa raga diperbudak dan diperkosa
Dan
aneka topeng kejahatan terus digunakan
Memanfaatkan ketaatan dan kebodohan umat sederhana
sehingga sudah banyak yang jadi korban
tetapi takut bicara dan membela diri
Mengapa virus jahat, predator dan penindasan harus dibungkus dengan kata suci rohani?
5.
Zaman terus terbuka dengan iptek digital
Aneka informasi semakin mudah didapatkan
termasuk tentang hal-hal rohani
Sudah saatnya…
diam dan menjadi korban harus dihentikan
Sudah saatnya…
berani bicara dan katakan fakta
atas nama kebenaran serta kehendak Sang Pencipta
Hal rohani harus memberi manfaat,
sesuai harkat martabat serta damai dan menyelamatkan pribadi
Dan…
di zaman canggih sarana informasi digital ini
Kejahatan tersembunyi bahkan tradisi jahat yang disucikan
bisa disingkap dan diviralkan
“Katakan benar itu benar
Nyatakan salah itu salah”

