“Kadang masalah terbesar hidup rohani itu bukan karena kita tidak berdoa, melainkan karena kita tidak berani berdoa dengan penuh percaya.”
Allah yang Maharahim, Putra-Mu berkata dengan teramat jelas dan penuh kasih: “Apa pun yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, akan diberikan-Nya kepadamu.”
Kami sering berdoa dengan hati ragu-ragu. Meminta, tapi diam-diam takut Engkau tidak mendengar. Kami memikul beban sendiri karena kami masih mengira Engkau jauh, sulit dijangkau, dan sulit disentuh.
Yesus menyatakan kebenaran yang indah, bahwa “Engkau adalah Bapa yang mengasihi kami.”
Tuhan Yesus, ajarilah kami berdoa dalam nama-Mu. Bukan sekadar menyebut nama-Mu di akhir doa, melainkan berdoa dengan hati-Mu, iman, dan dengan penyerahan-Mu kepada Bapa.
Murnikan doa-doa kami yang sering dipenuhi keinginan diri sendiri, ambisi pribadi, dan rasa ingin tahu yang tidak perlu. Bentuklah hati kami agar mulai menginginkan yang Engkau sendiri rindukan untuk kami terima.
Roh Kudus, tolonglah kelemahan doa kami. Karena sering kali kami sendiri tidak tahu bagaimana harus berdoa dengan benar. Ajari kami berdoa dengan iman yang percaya, bahwa Surga sungguh bekerja. Berdoa dengan tekun, ketika jawaban terasa lambat. Dengan hati yang berserah, ketika kehendak Tuhan berbeda dari rencana kami.
Ya, Bapa, dalam masa penantian menuju Pentakosta ini, curahkanlah Roh Kudus-Mu atas kami. Jangan biarkan doa kami jadi rutinitas kosong. Tapi perjumpaan hidup dengan kasih-Mu.
Seperti Apolos, berilah kami hati yang mau diajar. Saat kami sadar pemahaman kami masih kurang, jangan biarkan kami malu, lalu menjauh dari-Mu. Kirimkanlah orang-orang seperti Priskila dan Akwila yang menuntun dengan kasih, mengoreksi tanpa merendahkan, dan menguatkan dengan kelembutan.
Tuhan Yesus, Engkau naik ke Surga tidak untuk menjauh dari kami. Tapi agar kehadiran-Mu memenuhi seluruh dunia melalui Roh Kudus.
Kami mau meminta dengan berani, percaya, dan hati yang bersandar penuh pada kasih Bapa agar sukacita kami jadi sempurna di dalam Engkau.
Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

