“Datang dengan iman dan penuh keyakinan.“
Allah yang Maha Rahim, kami bertemu Bartimeus, seorang buta yang duduk di pinggir jalan, mengemis, dan berseru memohon belas kasihan. Banyak orang memandangnya tidak berarti, bahkan menyuruhnya diam. Tapi Yesus berhenti untuknya. Yesus mendengar suaranya dan memanggilnya mendekat.
Meski matanya tidak dapat melihat, hatinya justru melihat lebih jelas daripada banyak orang lain. Ia mengenali Yesus sebagai Mesias dan berseru, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!”
Bapa, kemarin Yakobus dan Yohanes meminta kedudukan dan kehormatan. Tapi Bartimeus meminta sesuatu yang berbeda: ia meminta agar dapat melihat. Ia tidak meminta kemuliaan bagi dirinya sendiri, tapi meminta sesuatu yang membawanya semakin dekat kepada-Mu. Setelah disembuhkan, ia tidak kembali kepada hidup lamanya; ia memilih mengikuti Yesus.
Bapa, sering kali doa kami masih dipenuhi keinginan diri sendiri. Kami mencari kenyamanan, pengakuan, keberhasilan, atau jalan yang sesuai dengan kehendak kami. Bahkan kami sering berdoa dengan setengah hati: “coba saja, siapa tahu Tuhan menjawab.” Kami meminta tanpa sungguh percaya, berharap tanpa sungguh berserah.
Bartimeus mengajarkan pada kami untuk datang dengan iman yang sederhana, tapi penuh keyakinan. Ia mengajarkan kami untuk tidak malu membawa kelemahan kami kepada Tuhan. Ia mengajarkan kami untuk melepaskan ‘jubah’ yang kami pegang erat: ketakutan, kesombongan, luka, dosa, dan rasa aman palsu; lalu berlari menuju Yesus saat Ia memanggil.
St. Petrus juga mengingatkan, bahwa dahulu kami hidup dalam kegelapan, tapi kini Engkau telah memanggil kami masuk ke dalam terang-Mu yang ajaib. Kami ini bukan siapa-siapa, melainkan kini kami jadi umat-Mu. Dahulu kami belum menerima belas kasih, tapi sekarang kami telah menerimanya.
“Ya, Yesus, Anak Daud, kasihanilah kami orang berdosa. Bukalah mata hati kami agar dapat melihat-Mu lebih jelas, mempercayai-Mu lebih dalam, dan mengikuti-Mu lebih setia. Amin.”
HD
(Bapak Herman Dominic dari Paroki Annunciation Church, Arcadia, di Keuskupan Agung Los Angeles, IC-ADLA)

