Kategori: SECERCAH SAJAK SEMESTA

Secercah Sajak Semesta – 113
Kepak Sayap-sayap Terluka

Simply da Flores 1.Aku, engkau, kitaadalah anak generasi luka manusiaTerlahir dengan warisan lukaBernafas juga dalam lukaMengembara kelana dengan lukaBerbekal kata dan angkadalam sebongkah tanya di telapakKita diajarkan merawat jiwa ragadengan aneka tradisi bijaksanadengan ajaran tentang dosa, neraka dan surgakarena kehidupan ini berhargaanugerah dari Sang Maha Cintamaka tak boleh menyadari...

Secercah Sajak Semesta – 112
Samudra Gambar dan Kata-kata

Simply da Flores 1.Saat arus lautan lelah dan rehatpara nelayan tebarkan pukatyakin bisa mendapatkan hasratmenjaring ombak gelombang yang penatZaman dihasilkan kreasi pikirandalam dinamika dan perubahanyakin itulah sosok jawabandan solusi dari semua persoalanKarena tantangan terus berdatangandan kebutuhan ganas mencakar wajah kehidupan 2.Zaman milenial mungkin seperti samudragelombang gambar terus bergeloraombak kata-kata...

Secercah Sajak Semesta – 111
Kobar Api Syair Perang

Simply da Flores 1.Hai, para Penulis Syair Perang!Apakah orangtua kalian pembunuhdan disusui Ibumu dengan senjata?Sepertinya nafasmu menghirup bara dendam kesumatSepertinya darahmu kobar api pembunuhandan makananmu peluru dan roketMinumanmu racun penghancur sesama dan alamBenarkah demikian? 2.Hai, para Pelukis Sosok Perang!Wajahmu garang tersenyum sinispada ujung kuas melukis mautTubuhmu berlumur darah merah...

Secercah Sajak Semesta – 110
Memotret Sosok Langit

Simply da Flores 1.Ketika Langit Bicara Gemuruh guntur angkasa menderumenjawab iri dengki dendam galauEntah apa alasan yang memburubersemi emosi geram membiru Sering suara petir menghardikkeserakahan selera ganas mencekikrintihan lara nestapa orang kecilKarena segelintir sosok egois tengil Dalam guyuran air mata angkasalangit kehabisan suara dan katatumpahkan semua amanat dan mantraagar...

Secercah Sajak Semesta – 109
Putihnya Ayat-ayat Susu Ibu

Simply da Flores Desah nafas menulis kisah ceritatentang putihnya ayat-ayat susudalam merahnya irama desir darahsetiap putra-putri pewaris kehidupanYang diamanatkan mantra suci kelahiran“Syair kasihdari air mata cinta IbuBait cinta dari senyum tawa IbuSajak doa abadi setiap IbuPanggilan semesta harkat IbuFakta dan misteri martabat Ibu” Putihnya ayat-ayat susu IbuAdalah lembaran perjuangan...

Secercah Sajak Semesta – 108
Kejahatan, Kasih Cinta, dan Damai

Simply da Flores 1.Teringat penggalan teks usangdari lakon sebuah drama kecil“Setetes kasih di ujung pistolSepercik cinta di hulu senjata”Ada kejutan kudus di nalar pemilik senjatauntuk batalkan gerakan jemarisaat hendak menggunakan senjatauntuk membunuh para musuhKarena sadari dirinya membutuhkan hidupmaka harus menjaga hidup sesamaBenarkah pernah ada dan terjadiSungguhkah energi kasih cinta...

Secercah Sajak Semesta – 107
Api Bencana Alam dan Api Perang

Simply da Flores 1.Dua gunung api batuk marahGunung Lewolobi dan ile LeotolokApi dimuntahkan dan lahar membaraDebu beterbangan membubunglalu dibawa angin menutupi wajah dan alamEntah ini teguran alam semestaEntah ini kemarahan penjaga alamEntah ini peringatan para leluhurkepada semua manusia yang hidupFakta bencana alam dan misteridokumensi terlihat dasyat dan ngeriMengapa semua...

Secercah Sajak Semesta – 106
Ketika Angin Libur Tertidur

Simply da Flores 1.Angin atau udaradiperlukan semua makhluk hidupjuga isi alam jagat rayaMungkin angin adalah nafas semestaBahkan angin disebut nafas Penciptayang jadi jiwanya waktudalam semua fakta dan misteriBaik yang bisa dipahami manusiaAtau yang tak pernah dimengerti nalar insani 2.Dalam jejak kelana galauaku berpikir tentang anginseandainya dia seperti manusiaDi manakah...

Secercah Sajak Semesta -105
Coba Mengajak Angin Rehat

Simply da Flores 1.Dalam senja hening sepikusempat aku beranikan diri berguraumenyapa angin melerai galau“Angin, mari rehat sejenak dengankuMengapa engkau berkelana selaluAdakah tempat tinggal dan gubukmuAtaukah di mana ada istanamuMari…rehat sejenak di pondok rinduku” 2.Angin hanya tersenyum ramahSambil melewati lorong nafaskudia menuliskan pesan bagiku“Aku ditakdirkan semesta berkelanatak boleh rehat atau...

Secercah Sajak Semesta – 104
Menyimak Kata dan Angka Kalender

Simply da Flores 1.Manusia terlahir tanpa memintafaktanya terbatas dan tergantungPada Sang Pemilik KehidupanPada sesama saudara insaniPada para pendahulu yang almarhumPada alam lingkungan semestaKita semua manusia serba terbatasTerbatas dalam kemampuan jiwa ragaTerbatas untuk tahu semuanyaTerbatas dalam ruang dan waktuTerbatas dalam jawaban dan tanyaHidup itu misteri dan fakta 2.Pada mulanya ada...

Secercah Sajak Semesta – 103
Syair Monumen Nasional – Monas

Simply da Flores 1.“Di tengah-tengah Kota JakartaBerdiri megah Monas perkasaPuncaknya berlapiskan emas murnilambang sejarah bangsa Indonesia… “Ini sepenggal syair lagu saat kecilyang masih teringat hingga kiniDansaat datang saksikan MonasAku kagum pada monumendan simpanan kisah sejarahnyadi pelataran fondasi tugu MonasEntah apakah masih dimaknai? 2.Puncak Monas dan emas berkilaumemang berharga sebagai...

Secercah Sajak Semesta – 102
Catatan Kota Tua Batavia

Simply da Flores 1.Di pojok utara Jakartaada saksi sejarah istimewaKota Tua peninggalan Kolonial Belandadulu dikenal sebagai Bataviadekat dengan bandar Sunda KelapaSemua terpatri dalam aneka ceritaGedung kokoh bangunan BelandaJalan dan parit yang lebar perkasaAda bebarapa museum sejarahnyaAda juga stasiun keretaHasil pemikiran dan kebijakan penjajahyang mempengaruhi sejarah Nusantaradan lahirnya NKRI merdeka...

Secercah Sajak Semesta – 101
Lenggang Lenggok Jakarta

Simply da Flores 1.Ada yang pernah membuat syair dan lagukarena memang mengalami fakta“Lenggang lenggok Jakarta”Bahwagemerlap metropolitan memang menggodaBisa membuat orang jadi lupaakan apa dan siapa dirinyaakan seperti apa kemampuannyaakan ada jarak antara selera dan faktaJakarta mampu siapkan Surga dan NerakaSetiap pribadi membuat pilihannya 2.Warga asli Betawi banyak meranatergusur dari...

Secercah Sajak Semesta – 100
Ketika Alam Raya Menggugat

Simply da Flores 0.Perang terus berkobar di mana-manaSenjata berlomba tunjukkan kehebatan membunuhalam lingkungan dan manusia jadi korbanTambang semakin gencar dilakukan pemilik modal dan kroninyaHutan ribuan hektar dibabat untuk perkebunan dan pemukiman Tak peduli rusak dan aneka akibat buruknyaEntah sampai kapan penghancuran bumiManusia terus beranak-pinakPadahal hidupnya mutlak tergantung dari alam...

Secercah Sajak Semesta – 99
Rintihan Lara Ibu Pertiwi

Simply da Flores 1.Perkelahian Kata dan Fakta Aneka bencana terus terjadimenimpa nasib pewaris negeriHarta benda porak porandajuga berguguran korban nyawaEntah di hutan, kampung dan kota Hutan rakyat dibabat dan digundulikatanya demi pembangunan negeridan menjamin kesejahteraan generasiAlam bereaksi musim bergantibanyak bencana terus terjadiSolusinya kata-kata argumentasi Kasus penggusuran para penghunimasyarakat adat...