Simply da Flores 1.Mulut itu satudengan dua bibir dan satu lidah tak bertulangTetapi bisa bicara banyak katadengan sejuta makna dan kepentinganbisa menghidupkan dan membunuhbisa mencelakakan dan menyelamatkan Aku diberi dua telingaberguna untuk mendengar bunyibermanfaat agar merekam suaraEntah bunyi suaraku sendiriEntah bunyi suara sesamaEntah bunyi aneka sarana dan alamdalam ziarah kehidupan pribadidi tengah alam dan sesama…
Kategori: SECERCAH SAJAK SEMESTA
Secercah Sajak Semesta – 140
Secercah Sajak Semesta – 139
Kita Sesama Saudara
Simply da Flores 1.Aku, engkau, diaKita ditakdirkan terlahir ke duniamelalui peran kedua orangtuaDalam tanya tanpa jawabanDalam keharusan tanpa pilihanDalam keistimewaan dan keterbatasanKita terlempar dalam ruangyang membatasi jiwa ragaKita terbuang dalam waktuyang menyekat umur kitaKita sama sekaligus berbeda-bedadalam dinamika fakta dan misterisebagai tanya yang tak bertepi 2.Aku, engkau, dan merekaKita hadir dengan jiwa ragaKita hidup, karena…
Secercah Sajak Semesta – 138
Jejak Ziarah Kelana Nafas
Simply da Flores 1..Kudengar kisah awal nafaskudari bisikan cerita Ibuyang terima senyuman sinar pelangiyang rasakan gulita malam membelaiyang alami digendong Bunda PertiwiAwal nafas itu inkarnasi misterihadir dan ada terjaditanpa kompromi Ilahi dengan insaniAdakah yang peduli menyadariAtaukah ini hal biasa dan harus terjadi 2.Peluh keringat Ayah mencatat memoriDoa perjuangan Ibu merekam misteriHari demi hari terus dilaluidalam…
Secercah Sajak Semesta – 137
Balada Kekuasaan Nafsu Selera
Simply da Flores 1.Derai air mata meratapi nasibketika dahaga nafsu tak mampu dipuaskanRatap tangis lara derita bergemuruhsaat lapar selera tak bisa dikenyangkanKarena nafsu selera memang tak terbatas dan selalu lapar hausKarena jiwa raga manusia rohani dan jasmaniKarena manusia terlahir terbatas ruang dan waktuKarena setiap pribadi kodratnya tak sempurnaHidup bukan hanya untuk puaskan selera nafsu 2.Perjalanan…
Secercah Sajak Semesta – 136
Tarian Jemari Tangan
Simply da Flores 1.Jemari bergerak lincah menaridiiringi irama detak jantungdan tabuhan desah nafasserta melodi nada nalarHalaman panggung hati sanubariseperti tempat latihan terakhirSedangkan ruangan intuisi rasa sebagai tempat mendandanimakna yang ingin dipentaskan diri pribadi“Aku mau jadi apa dan siapa” 2.Jemari tangan tampil bergoyang di ruang privatmereka menari di ajang relasi personaljuga hadir dalam perjumpaan publikJemari tangan…
Secercah Sajak Semesta – 135
Menulis Puisi Harapan
Simply da Flores 1.Duduk di tepi samudra kenyataanKubuka halaman gelombang suka dukakubaca debur ombak kisah ceritaKuambil sehelai percik pena angkasauntuk menulis ayat serpihan dambaAku mau jadi apa dan siapadalam derap nafas ziarah kelana 2.Derap catatan aneka memori berlariberpacu pada hamparan irama waktuWarna-warni suka duka silih bergantipijar kreasi zaman dan warisan tradisi berkilauMenguji pilihan keputusan diri…
Secercah Sajak Semesta – 134
Catatan Bola Mata
Simply da Flores … 1.Tak bisa Melihat Aku terlahir dengan dua bola matanamun nyatanya mataku tak berfungsiMakaaku tak menyaksikan obyekseperti sesama yang normal matanyaAku melihat dengan telingamerekam informasi dan pengetahuandan belajar mengenal dengan telingaAku kagumi indahnya pelangiAku bedakan terang dan gelapAku tahu angka uangdengan telinga dan jemaridengan rasa dikulitku“Aku memang buta bola matakutetapi pribadiku bisa…







