Doa Semesta untuk IndonesiaAwan, Angin, Air, Api, Surya Simply da Flores Menyusuri jalanan merenda malampanorama wajah kelam gulitaberjalan diam hilir mudikentah di dusun udik sunyientah di kampung sepi terpencilentah di desa tertinggal jauhentah di kota-kota kecil negerientah di ramai daerah pabrikentah di tempat wisata hiburanentah di gemerlap modern metropolitanTerasa getir tanya berhamburandan alam pun ikut…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Serpihan Jejak Musyafir -180 Jeritan Alam & Pewaris Nusantara
Simply da Flores Dari luka raga Jawa DwipaRatusan jejak sejarah kekuasaantelah dikemas, dipatri dan ditulisseperti mahkota ratu rajajuga perhiasan, keris dan senjatakisah cerita tradisi sayangDanpada puncak bangunan waktuberkilau monumen keemasanyang terbangun dari lara deritayang tertoreh air mata darahsejak zaman leluhur dan penjajahhingga zaman kemerdekaan NKRI“Tetapi banyak fakta tertelan zamantergantung siapa penulis sejarahnya” Dari angin nalar…
Serpihan Jejak Musyafir -179 Menjangkau Batas Horison Samudra
Memoar 40 hari Dr. Ignas Kleden Simply da Flores 40 hari berlalu dikenangLelaki energik hitam legamdari rahim Kampung Waibalun Florestelah melewati batas pandangmelintas garis horizon samudra“Timu matan Lera geredari Timur matahari terbitWarat lali Lera lododi Barat sang Surya tenggelam”Perjalanan ziarah seorang putra Samudramengiring cahaya mengurai sinardengan pisau tanya di nalardengan pedang analisa pikirandengan sorot mata…
Serpihan Jejak Musyafir -178 Nyanyian Hujan Akhir Pekan
Simply da Flores Terdengar mengalun sendu menggodalintasi gunung bukit lembahlewati udik desa dan kotaNyanyian hujan akhir pekanlagu senandung alam semestaAda yang lebat mengguyurAda yang biasa saja menyiramAda yang hanya rintik mendung“Sang Pemilik hujan bernyanyidengan nada dan iramanyadengan syair dan pesannyaMasing-masing boleh bereaksientah disukai atau biasa sajaentah menghibur atau bising…” Menyusuri Ibukota metropolitansaat hujan mengguyur derasnyanyian…
Serpihan Jejak Musyafir -177 Antara Monas, Istiqlal & Katedral Jakarta
Simply da Flores Hari ini Jumat 1 Maret 2024saya menghirup nafas metropolitanAntara pelataran Monumen Nasionallalu berputar di depan Istanaperlahan melangkah ke Istiqlal dan KatedralDanduduk di halte penyeberangan toleransiSungguh…wajah Jakarta sudah jauh berbedadengan saat saya mengamen duluantara Pasar Baru ke Blok Mantara Grogol ke Senenantara Cililitan ke Kota Melintasi Monas pagi haribanyak yang sedang olahragadan sejumlah…
Serpihan Jejak Musyafir -176 Di Tepi Samudra Kebenaran & Waktu
Simply da Flores Ombak dan gelombang samudratak bisa dihentikan seleraSetiap saat terus bergeloraombak gelombang menghempas pantaiAda ribuan wajah dan bentukAda jutaan kisah dan ceritaAda aneka makna dan pesanAda juga banyak berkah rezekiBahkan banyak racun dan sampahFakta dan misteri samudra raya Berdiri di pantai waktu dan faktasetiap saat terlintas sama sajaada pagi siang dan malamada silih…
Serpihan Jejak Musyafir -174 Aturan, Kepentingan & Keinginan
Simply da Flores Manusia hidup di hutan aturanPadang luas hukum diciptakankarena aneka alasan kehidupanAda aturan hukum alammanusia tergantung mutlak padanyameski pun bisa mengelola alambahkan berkreasi dan merusaknyaAda aturan hukum adat budayayang diwariskan para leluhurentah masih dipakai atau dilupakanAda aturan hukum agamayang diterima dari luar budayadan sangat menguasai kehidupanEntah karena iman atau ketakutandilakukan karena cinta dan…







