Simply da Flores Rehat sejenak di tikungan ziarahkusetelah berulang digilas roda waktuAku tersenyum sendiri menyepimenertawakan damba pribadiingin tahu makna cintaingin paham arti kasih sayangingin melihat sosok wajah cintaApa dan siapakah cintaMengapa perlu kasih sayang bagikuDanaku mengembara dalam samudra tanyaterbawa arus gelombang cintamengharap dihempas ombak jawabanpada pasir pantai kasih sayang Sudah banyak tulisan terbacatentang cinta dan…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Serpihan Jejak Musyafir -188
Serpihan Jejak Musyafir -187
Berkelana dalam Hitamnya Kopi-Ku
Simply da Flores Minuman kopi yang dinikmatimengalir dari pohon rimbun hijauakar kokoh tanaman kopidi dada lembah bukit pegununganMekar bunga putih berbarissebarkan harum semerbak mewangiparfum alam yang membius jiwaSenyum petani menanti kopibuah ranum kuning dan merahdipanen dan dibawa pulang ceriaberkah bagi nikmat energi kehidupansudah menjadi tradisi peradabanlintas suku bangsa duniahingga zaman digital milenial ini“Kopi hitam pahit…
Serpihan Jejak Musyafir -186 Subuh Diguyur Hujan Lebat
Simply da Flores Beberapa hari ini aku di dusunkembali jumpai sanak saudaradengar dan rasakan cerita piluAlam dilanda panas kekeringanKebun ladang merana kerontanganeka tanaman kerdil dan matilalu terpaksa dibabat dibenamkanPanenan sirna rezeki hampaketika musim pancaroba melandaEntah nasib keluarga seperti apaharga sembako di pasar melonjaktak ada uang untuk bisa membeliDanpagi subuh ini hujan mengguyur“Apakah ini air mata…
Serpihan Jejak Musyafir -185 Makna Puasa di Zaman Digital Milenial
Simply da Flores Umat Katolik sedang berpuasamenjelang Pekan Suci dan Paskahmeruwat bersihkan jiwa ragamenapaki kisah sengsara Yesusmembasuh diri dalam lautan Kerahiman-NyaAgar mampu laksanakan amanahmenjadi garam ragi dan terangdalam pikiran kata perbuatansesuai panggilan hidup masing-masingHidup bisa menjadi berkatwaktu menjadi kesempatan berbagi“Membawa kasih Allah kepada sesamamembawa sesama mengalami Kasih AllahSehingga bersyukur atas kehidupankarena telah menjadi berkatdalam tuntunan…
Serpihan Jejak Musyafir -184 Tentang Berbicara & Mendengarkan
Simply da Flores Memikirkan jumlah kata mulutkubisa seribu bahkan beribu-ribusetiap hari berbicara berkatadari mulutku yang satu iniEntah apa yang biasa kukatakanEntah apa yang dibicarakanEntah apa maknanya kata-katakuhanya diam saat tertidurDansering sekali tak kupedulikanApakah kataku disebarkan orangSiapa sesamaku saat bicaraApakah dia mendengarkan atau tidakApakah ada manfaat atau tidakkata-kataku mengalir bagai anginSehinggaaku pun jarang mendengarkanApa yang dikatakan…
Serpihan Jejak Musyafir -183
Para Pengawal Malam Metropolitan Simply da Flores Mengembara menyusuri malam di Metropolitanbanyak yang bisa disaksikandi bawah gemerlap lampu kotadi antara lenggak lenggok JakartaYang mungkin banyak orang tak tahuatau banyak yang tidak pedulikarena tenaga dan pikiran lelahterkuras aneka kesibukan pribadiBerjibaku menerjang roda waktuberjuang mengejar aneka kebutuhandengan kerja dan aneka tuntutanDeru debu pergulatan kota moderndalam relasi aneka…
Serpihan Jejak Musyafir -182
MEDSOS, OGOH-OGOH & ONDEL-ONDEL Simply da Flores Menyendiri di temaram lampu metropolitanaku temani malam mengembarameluncur di samudra layar digitalterbang meraih bintang digitalJutaan wajah bisa dijumpaidalam aneka gaya kisah ceritaRibuan pelosok dapat dijejakisaksikan keanekaragaman alam budayaKeajaiban zaman membawa perubahanEntah bisa menjadi berkatEntah menambah manfaat kehidupanEntah semakin sejahterakan manusiaEntah jadi ladang pembantaianAda surga dan neraka ditawarkantergantung kemampuan…







