Simply da Flores 1.Hitam itu fakta kebenaran sakralPekat gulita itu adilMalam gelap itu misteriPahit itu dinamika energiKetika bendera hitam berkibaroleh laskar berbusana hitammereka nyatakan keberanian heroikdengan gagah perkasa percaya diriTetapi ada yang menilai berbedaAda yang menyebut setan penjahatAda yang mencap para misteriusAda yang menilai ganas jahatAda yang mengartikan suka berkabungMungkin karena berbeda adat budayaMungkin karena…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Secercah Sajak Semesta – 185
Secercah Sajak Semesta – 184
Senja di Warung Kopi
Simply da Flores 1.Dari warung kopi pinggir trotoarlangkah senja terlihat jelasMemeluk lelah pikiran galauMenggandeng penat tangan letihMenopang goyah telapak perjuanganRibuan insan jutaan manusiadi metropolitan hingga kampung udikMereka yang di tapal batas negeriMereka yang terluar dari pusatMereka yang termiskin diinjak korupsiMereka yang terpinggirkan kebijakan dan ketamakanMereka yang tersisih selera dan gengsi zamanMereka yang bersuara menggugattetapi tidak…
Secercah Sajak Semesta – 183
Parade Laskar Kucing
Simply da Flores 1.Kucing-kucing kampung dan hutanmasih dipandu irama hukum alamAda yang dipelihara di keluargasebagai binatang kesayangandan juga untuk mengusir para tikusagar tidak bersarang di rumahdan mengganggu lumbung keluargaSedangkan kucing-kucing liar di hutanmasih ditakuti para tikusyang selalu waspada agar tidak dimangsaKucing biasa memangsa tikusdalam rantai makanan alamiah 2.Kucing-kucing metropolitan ternyata disulap budaya modernPara kucing justru…
Secercah Sajak Semesta – 182
Literasi Dari Jalan Sampah
Simply da Flores 1.Ada berita dari kota SemarangSang Walikota mengubah nama jalanDari Jln. TPA – Tempat Pembuangan Akhirlokasi semua sampah kota dipertemukanDiubah namanya menjadi Jalan YB Mangun WijayaSeorang sosok ‘pemulung kemanusiaan’Momennya ketika perayaan Hari LiterasiPeringatan pentingnya membaca dan menulis Telah tercatat sebuah sejarahbukan saja di Kota Semarangtetapi bagi peradaban bangsaIni sebuah Reformasi NalarBelajar berpikir dari…
Secercah Sajak Semesta – 181
Suara-suara yang Terpinggirkan
Simply da Flores 1.Sayup mengembara di trotoarberjalan terseok menyusuri deru metropolitanTerkulai di antara sampah plastikdi kota, pemukiman dan kawasan industriBerjibaku dipanggang terik dan dipeluk gulitaTerbuang dari gedung modern megahsetelah diusir dari kantor mewah pejabat publikSuara-suara kaum terpinggirkanmati tersumbat di selokandan got kali pekat berbau tengik 2.Kata dan angka mencatat dataWajahnya memelas penuh harapanketika masuk dalam…
Secercah Sajak Semesta – 180
Balada Banjir Bandang
Simply da Flores 1.Tanah air dilanda demonsttasiAda purnama dan gerhana totalBulan berwajah api dan darahTiga hari hujan mengguyur Balijuga di berbagai wilayah lainTerjadi di bulan Septemberyang biasanya sedang terik kemarauBanjir bandang datang melandaaktivitas sekejab berubah totalAngkasa menangis dan menggugat bumiMengapa langit mengguyur air mata? 2.Musim alam sedang pancarobabanyak wilayah negeri merasakan demikianFlores pun ada banjir…
Secercah Sajak Semesta – 179
Demonstrasi Para Mahasiswa
Simply da Flores 1.Barisan generasi muda bangkitBergelora seperti ombak gelombanglantang bersuara membela rakyatBergemuruh seperti badai gunturmereka pekikkan tuntutan penderitaan rakyatLaksana angin derap langkahnya berlari bertiup di seluruh negeriLara derita nasib masyarakatmembakarkepekaan jiwa raganya menyalaAda api membara di seluruh negerikobar harapan dan kecemasan generasiAda debu dan asap hitam mengepulmewarnai langit tanah airgugatan galau nasib pewaris bangsa*Jika…







