Simply da Flores … Warna merah putih kuning oranye unguRangkaian bunga sanubari jiwamendekap altar ritual doamemeluk diam peti jenazahmerangkul tetesan air matamembelai setiap isak tangismelukis bola mata para pelayat“Hari ini aku, besok engkauKematian itu sebuah kepastianSosok kembar dari kehidupan” Ketika desah nafas usai berkelanamaka angin kembali pada tanya asali“dari mana engkau datangke sana engkau pasti…
Kategori: SIMPLY DA FLORES
Serpihan Jejak Musyafir – 84
Serpihan Jejak Musyafir – 83
Menenun Cinta karena Angin
Simply da Flores … AnginSemaikan cinta dalam nafaskuTuliskan kasih dalam darahkuaku datang dengan tangisankarena dahaga kasihkarena lapar sayang Anginpertemukan sanubari jiwasatukan hati nurani manusiabisa menulis nalar pikiranbisa melukis pilihan keputusanlalu jadilah kata dan tindakan Anginhembuskan rindu rasa bersatutiupkan damba hasrat berpadudalam pesona ceria bahagiadalam menerjang ombak samuderaUntuk menganyam makna cintaUntuk menenun arti cita-cita AnginBawa cintaku…
Serpihan Jejak Musyafir – 82
Syair Kasih Puisi Cinta
Simply da Flores … Pernah kupikirTulisan rindu kasih sayangkuterjaga dalam halaman jiwamuPernah kuyakinAyat-ayat syair damba cintakuterukir indah dalam rasa nuraniKarenaSekian perjumpaan kita berduakulakukan sepenuh jiwa ragaku“Aku tulus mencintaimuapa pun adanya dirimuAku jujur mengasihimudari kekuranganku pada keterbatasanmuAgarKita berdua saling melengkapiMenganyam rindu dengan kelebihanMerajut damba dengan harapan Ketika cinta bertepuk sebelah tanganbaru aku mulai sadari faktabahwa perjumpaan…
Serpihan Jejak Musyafir – 81
Kepadamu Ibu-Bapa Guru
Memperingati Hari Guru
Simply da Flores … Wahai Ibu Bapa Guruselamat berbahagia buatmu sekalianpada peringatan Hari Guru NasionalMeskipunsering hanya diberi gelar“Pahlawan tanpa tanda jasa”Padahalkami alami sungguh jasamudalam mengajar tumbuh kembang pribadi kamidalam mendidik dan mencerdaskan bangsadalam melahirkan para cerdik pandaidalam melahirkan pemimpin bangsadalam menghadirkan para pejabat negaradalam menciptakan para pebisnisSemua kami mampu membaca,menulis dan berhitungkarena dididik Ibu Bapa…
Serpihan Jejak Musyafir – 79
Patriot di Istana Medan Merdeka
Simply da Flores … Istana Medan Merdeka ituterletak di titik pertemuan nafas dan darahyang dibangun dengan energi cinta dan cita-citaIstana Medan Merdeka itudibawa pergi berkelana ke mana-manaoleh setiap pewaris kehidupanPutra-putri Sang Maha CahayaAnak-cucu Ibu Debu TanahLaludiwariskan dari generasi ke generasiSebuah wasiat dari Sang IlahiBukan lumbung kata-kata janji palsuBukan sarang penyamun dan komplotan gengsterBukan penjara tapol…
Serpihan Jejak Musyafir – 78
Menelisik Revolusi Teknologi Digital
Simply da Flores … Sarana teknologi informasi digitaltelah dihasilkan pikiran brilian manusiadan sekarang menjadi kecanggihan maha dayamenguasai hampir semua sendi kehidupanBahkanmanusia sedang menggantikan dirinyamenjadi makhluk teknologi digitalsehingga bisa hidup abadidalam dunia data dan mayayang memenuhi segala hasrat“Manusia adalah pencipta dan hamba teknologi digital ciptaannya” Anak-anak lebih bersahabat dengan sarana teknologi digitalbiasa melihat gambar telanjanggampang saksikan…
Serpihan Jejak Musyafir – 77
Badut-badut Pesta Demokrasi
Simply da Flores … Menyaksikan pertunjukan wayangada judul yang sudah dipilih dalangnyamungkin juga disepakati dengan panitia atau tuan hajatanAda tempat pertunjukan yang dipilihentah di gedung mewah bergengsientah di tanah lapang publikentah di kediaman pemilik hajatanDanAneka wayang dimainkan Sang Dalangagar bisa dinikmati para penontonsambil para pedagang jualan jajanannyaMungkin…Pesta demokrasi mirip pertunjukan wayang Biasanya iklan dimuat di…







