Hidup ini seperti pelangi: merah, kuning, hijau… Berwarna-warni. Merah! Waktu kita untuk diam, saat orientasi hidup ada yang berubah. Tujuannya supaya jalan yang salah itu tidak dilanjutkan. Jika harus berubah, pada saat itulah saatnya berubah. Kuning! Kadang diingatkan untuk berhati-hati. Tidak tergesa-gesa mengambil keputusan, khususnya hal-hal yang sangat penting dan menentukan untuk jangka waktu yang…
Kategori: RM. PETRUS SANTOSO, SCJ
Jalan Keteladanan
Jalan yang dilalui oleh Tuhan Yesus adalah jalan keteladanan yang harus diikuti oleh para murid-Nya agar kita sampai ke tujuan dengan selamat. Jalan-Nya itu: “Jalan Persahabatan, Pengampunan, dan Jalan Kekudusan” (Kesempurnaan). Di ujung sana kita akan disebut sebaga anak-anak Allah! Kita didorong untuk tetap mencintai, mendoakan, dan minta berkat dari mereka yang “mengkhianati, membenci, dan…
Penyembuh Sejati
Semua orang yang sakit itu pasti ingin kesembuhan. Jika kita sakit, banyak cara diusahakan supaya juga sembuh dan sehat kembali. Bentuk penyakit yang dihadapi dan dialami sekarang ini bermacam-macam, baik fisik, batin, dan rohani. Seorang penyembuh mesti memahami dengan baik macam sakit penyakit itu. Tuhan Yesus hadir sebagai Sang Penyembuh. Ia menyembuhkan seorang wanita yang…
Berserah Ikhlas
Penyerahan diri yang totalitas itu bisa dirasakan saat kita berdoa. Tanda-tandanya: Saat berdoa, kita fokus kepada Allah yang disembah (siapkan hati, pikiran, dan intensi yang hendak diungkapkan), dan merendah. Kita membuka hati dengan ungkapan syukur atas anugerah kehidupan dan berkat-Nya.Bisa juga kita mohon ampun atas kesalahan dan dosa yang dibuat. Suasana hati dan pikiran harus…
Mengambil Kesempatan
Ketika kita dipercaya dan diberi kesempatan, segera peluang itu diambil dan dilaksanakan dengan baik. Jangan karena kelalaian, menyepelekan, atau menunda-nunda itu jadi batu sandungan bagi kita. Sehingga yang dipercayakan, tidak maksimal dikerjakan dan kesempatan yang telah diberikan itu terbuang percuma. Ujungnya adalah penyesalan. Lihatlah hidup ini … Saat kita diberi hidup, waktu yang dikenal adalah…
Pribadi yang Percaya Diri
Salah satu kelemahan kita adalah kebiasaan menebak-nebak atau menafsirkan sesuatu. Konflik itu mudah terjadi, ketika kita menebak-nebak dan menafsirkan sendiri. Apalagi, jika kita hanya menebak atau menafsirkan kata, kalimat, atau pendapat tertentu. Apalagi harus dibarengi dengan bersumpah-sumpah segala. Kita bisa terjebak sendiri oleh kata-kata yang dibuat, disusun, dan ungkapan yang pernah kita ucapkan. Bagi yang…
Pikiran Tenang
“How do you keep your peace of mind?” Jika kita belum selesai dengan diri sendiri, jalan kita tidak mudah untuk mempunyai ‘peace of mind’. Adanya ‘peace of mind’ ini dimaksudkan, bahwa ketiga masa, yaitu masa lalu, sekarang, dan yang akan datang itu tidak meninggalkan ketakutan. Misalnya, ‘accident and tragedies’ yang pernah terjadi, apakah sudah sembuh,…







