Kategori: RM. PETRUS SANTOSO, SCJ

Fondasi Iman yang Hidup

“Upon this rock” (Mat 16: 18). Fondasi Gereja itu amat kokoh, karena dibangun di atas karang (Petrus). Meski goncangan dari luar dan dalam Gereja itu datang silih berganti. Gereja tetap tegak dan kokoh. Itulah sebabnya, Gereja harus tetap berefleksi agar mampu mengevaluasi, dan terus-menerus memperbaharui dirinya lewat bimbingan Roh...

Jadilah Terang Dunia!

“To be placed on a lampstand.” Selama perjalanan hari ini, akan ditemui yang gelap, terangilah. Di sepanjang perjalanan hari ini, akan ditemukan ruang yang gelap, jadilah terang. Di sepanjang perjalanan hari ini, mungkin kita tergoda untuk menuju kepada yang gelap, hindari dan pergilah dengan tetap membawa terang itu. Murid-murid...

Tanda Salib

Duduklah dalam hening dan lihatlah tanda-tanda yang hendak Tuhan berikan kepada kita hari ini! Tanda salib itu adalah tanda utama yang kita butuhkan. Tanda pertama saat kita dibaptis. Lalu terus menerus yang menandai hidup doa kita. Setiap pribadi yang sudah mempunyai tanda ini, hendaknya bersembah-sujud syukur, karena ia telah...

Kecewa

Kadang, kita sering mengecewakan atau dikecewakan orang lain. Jika ada yang pernah dikecewakan itu tidak mudah untuk bisa percaya, karena takut dikecewakan lagi. Orang yang pernah mengecewakan kita, bisa juga mengecewakan yang lain. Orang yang suka mengecewakan itu mudah mengecewakan yang lain lagi. Karena mengecewakan itu sudah kebiasaan, bahkan...

Dua Mata Pelajaran di Sekolah Tuhan Yesus

Undangan kasih Tuhan Yesus untuk datang kepada-Nya itu jangan ditolak. Jangan biarkan diri kita diremukkan oleh kelelahan dan keletihan jiwa. Dengan menyambut undangan kasih-Nya, kelelahan dan keletihan kita segera sirna. Jiwa kita disegarkan kembali oleh kasih-Nya tidak pernah mengering, karena Tuhan Yesus setia. Selain memperoleh kesegaran jiwa kembali, kita...

Integritas

Integritas itu jadi penentu bagi pembentukan diri. Ini dilewati melalui proses dan pendampingan yang intensif. Karena yang telah dicapai itu dilanjutkan dalam cara berpikir, bertindak, dan berkontribusi pada pola kehidupan yang lebih baik. Kehidupan yang tidak berintegritas itu akan merepotkan banyak orang. Bahkan memberikan pengaruh yang tidak baik bagi...

Bersumpah itu dari Hati

Pernahkah kau mengucapkan sumpah? Misalnya, saat sedang sendirian, lalu berkata demikian, “Tuhan, aku bersumpah untuk rajin berdoa!” Terus, apa yang terjadi? Setelah bersumpah, jadi malas atau jarang berdoa. Lihat! Itu adalah contoh kecil. Kita harus berati-hati agar tidak mudah mengucapkan sumpah, apalagi asal-asalan. Tepat kata Tuhan Yesus, “Jika iya,...

Cuek

Jadi orang yang cuek itu sepertinya enak. Kita mau melakukan apa saja, tidak ada yang melarang. Mau ke mana saja, bebas. Sepertinya, orang yang cuek itu bisa menikmati kebebasannya. Tidak merasa terikat oleh siapa pun dan apa pun. Bahkan, orang yang cuek itu tidak peduli dengan urusan orang lain....

Gelisah Karena Curiga

Berhati-hati itu baik. Tapi bersikap curiga itu, jangan. Apalagi curiga yang berlebihan, karena membuat kita jadi tidak nyaman. Biasanya orang yang curigaan itu perfeksionis atau tidak percaya dengan siapa saja. Kecenderungan orang yang perfeksionis adalah tidak boleh ada orang yang lebih baik dari dirinya. Jika ada orang yang berbicara...

Pesta Santa Maria Magdalena

Saya pernah mengatakan ini, “Doakanlah mereka yang pernah menolongmu saat jatuh danterpuruk, sebab dia itu adalah malaikat yang dikirim oleh Tuhan. Simpan di dalam ruang yang istimewa, yaitu hatimu.” Peristiwa semacam itu akan jadi penguat bagi kita. Pengalaman seperti di atas, dialami oleh Maria Magdalena. Perjumpaan kasih dengan Tuhan...

Belajar dari Santo Yohanes Rasul

Rahasia rohani untuk merasakan kedekatan dengan Tuhan adalah saat kita berintimasi dengan-Nya. “Keintiman dengan Yesus terjadi saat hati kita mendengarkan hati-Nya sebagaimana hati berbicara kepada hati; saat kita berdiri bersama Yesus di kaki salib-Nya dan ikut menanggung penderitaan-Nya.” Kita dapat menimba dari pengalaman Yohanes. Dia selalu ingin berada di...

Kabar Baik itu Harus Diwartakan

Selama kita hidup dan jadi murid-murid Yesus, kita tidak akan berhenti mewartakan Kabar Baik. Di sini dan di sana. Kemarin, hari ini, dan besok. Kepada sesama, Kabar Baik harus terus diwartakan. Semua orang harus bisa mendengarkan dan dituntun oleh Kabar Baik itu, supaya hidupnya berada di dalam kebenaran. Karena...

Hikmat itu Anugerah-Nya

Kita mulai kisahnya dari sini: Awalnya adalah percaya dengan seseorang yang dianggap sebagai sahabat. Tapi, apa yang terjadi? Sahabat itu telah mempermalukan kita. Semuanya jadi berubah, sehingga kepercayaan itu hilang, dan mengubah kehangatan relasi dan cara berkomunikasi: kita tidak dianggap lagi, seperti ada, tapi tidak ada. Di mana-mana peristiwa...

Membaca dengan Cermat

“Tidakkah kamu baca yang dilakukan Daud, ketika ia masuk ke rumah Allah dan makan roti persembahan yang tidak boleh dimakan olehnya maupun teman-temannya, tapi hanya para Imam?” (Matius 12: 4). Setiap peristiwa itu harus dibaca dengan teliti, supaya kita tidak salah menilai. Setiap tindakan harus dilihat konteksnya, supaya kita...

Menjaga Relasi

Jaga relasi kita dengan normal dan baik, artinya tahu batasnya, posisinya, dan tahu bagiannya masing-masing. Hal itu harus membawa kita pada kedewasaan jasmani dan rohani yang baik. Kembalikan keluhuran hidup kita pada saat Tuhan menciptakan kita, yaitu ‘secitra dan segambar’ dengan Dia. Keluhuran hidup manusia ini memberikan tanggung jawab...